Health, Beauty & Lifestyle

Medical Check Up di RS St. Carolus Summarecon Serpong

Salah satu niatan saya dan suami adalah untuk selalu menjaga kesehatan masing-masing. Selain makanan bergizi, cukup istirahat dan olahraga, kami merasa perlu untuk melakukan medical check up rutin setiap tahun. Waktu saya dan suami masih tinggal di Sorowako (lihat post saya sebelumnya tentang Sorowako), dari pihak perusahaan memang menjadwalkan untuk medical check up setiap tahunnya dan biayanya ditanggung oleh perusahaan. Nah, berhubung suami sudah pindah kerja ke Jakarta, kami sudah tidak dapat jatah lagi untuk medical check up dari perusahaan, jadi semua ditanggung sendiri biayanya. Oleh karena itu tentunya saya sebagai emak-emak medit juga harus survey sana-sini mencari paket medical check up yang sesuai dengan kantong, hehe. Akhirnya putusan jatuh ke RS. St. Carolus Summarecon Serpong (CSS). Rumah sakit ini adalah cabang dari RS. St. Carolus yang di Salemba, Jakarta dan merupakan rumah sakit baru di kawasan Serpong, Tangerang. CSS mulai beroperasi tgl 20 Juli 2011. Oya walaupun CSS ini terkenal sebagai rumah sakit ibu dan anak, tapi juga melayani umum koq. Saya melakukan MCU di CSS per tgl 30 April 2015 kemarin.

Saya mengambil paket Medical Check Up (MCU) Basic 2 seharga Rp. 795.000 dengan paket pemeriksaan sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan darah (Hematologi darah lengkap, SGOT, SGPT, glukosa puasa, glukosa 2 jam pp, kolesterol total, HDL kolesterol, LDL kolesterol, trigliserida, ureum, kreatinine, asam urat)
  2. Analisa urine lengkap
  3. EKG (Rekam jantung)
  4. Thorax PA (Rontgen paru)
  5. Pemeriksaan fisik oleh dokter MCU (mata, telinga, tenggorokan, perut, dll)
  6. Makan 1x setelah pengambilan darah pertama (darah puasa), pilihannya: bubur ayam atau nasi tim ayam
  7. Pembacaan hasil MCU oleh dokter

Pendaftaran MCU disarankan 2 hari sebelum hari H, dengan catatan untuk yang wanita tidak sedang haid pada saat itu. Layanan MCU tersedia untuk hari Senin – Sabtu (kecuali hari Minggu dan tanggal merah nasional libur). Saat datang ke RS kita akan disuruh melengkapi form pasien terlebih dahulu kemudian menyelesaikan pembayarannya. Setelah itu baru kita akan menuju lab untuk diambil sampel darahnya dan ke radiologi untuk rontgen. Kemudian kita akan diperiksa tekanan darah, berat dan tinggi badan, EKG, serta pemeriksaan fisik (mata, telinga, tenggorokan, perut, dll). Setelah selesai, kita akan diberi makanan dan menunggu 2 jam setelah makan untuk pengambilan sampel darah glukosa pp. Hasil MCU baru bisa kita ambil setelah 2 hari kerja atau setelah dapat telpon konfirmasi dari bagian MCU RS.

Pada saat pengambilan hasil MCU, saya ditemukan dengan dokter untuk pembacaan hasilnya, namanya dr. Christina. Nah, interpretasi dokter MCU ini yang bikin rada dag-dig-dug. Saya dibilangin ada cairan (lagi) sedikit di dasar paru-paru kanan saya. Kenapa saya bilang ‘lagi’? Karena bulan Juli 2008 saya pernah kena penyakit efusi pleura (penumpukan cairan di pleura) atau lebih dikenal dengan paru-paru basah, yang menyebabkan saya sulit bernafas. Dengan melakukan penyedotan cairan paru dan minum obat paru selama 6 bulan secara teratur, akhirnya saya dinyatakan sembuh oleh dokter paru saya. Lah ini kenapa bisa ada lagi? Akhirnya dokter MCU menyarankan saya untuk konsul kembali ke dokter paru lama saya.

Tanpa berlama-lama karena saya takut penyakit lama saya kambuh lagi, keesokan harinya saya langsung buat appointment dengan dokter paru saya yang sudah bertahun-tahun tidak pernah saya kunjungi lagi, hehe. Saat itu dokter paru saya dijadwalkan praktek di RS. Siloam Kebon Jeruk. Nama dokternya dr. Paulus Handojo, Sp.P. Saya bawa hasil rontgen lama pas saya kena penyakit efusi pleura dan setelah penyedotan cairannya, ditambah dengan hasil rontgen terbaru dan analisa darah dari MCU di CSS. Kata dokter paru, yang terlihat di rontgen itu bukan cairan, melainkan pengerasan sedimen yang tersisa setelah efusi pleura saya dinyatakan sembuh. Jadi paru saya memang akan berbekas seperti itu, tapi tidak membahayakan sama sekali. Karena melihat saya masih khawatir dan kurang yakin, dokter menyuruh saya ikut tes faal paru (masih berlokasi di RS. Siloam Kebon Jeruk), yaitu tes tiup untuk melihat seberapa besar kapasitas paru kita. Eh ternyata hasilnya juga baik lho, kapasitas paru saya 82%. Kata dokter hasilnya akan lebih baik kalau saya rajin olahraga, hahaha, tau aja nih si dokter kalau saya malas olahraga ;D Ah yang penting saya lega hasilnya baik-baik saja. Sampai ketemu di MCU tahun depan 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s