Travel Journal

Short Trip to Singapore (Day 3 – Last Day)

… Sambungan dari Post Sebelumnya: Short Trip to Singapore (Day 2)…

Day 3

Today is my birthday and i’m celebrate it in Singapore with my husband. Hihi. Jujur rasanya beda banget deh dengan ngerayain ultah di rumah. Kalau di negeri orang dan sibuk jalan-jalan serta kurangnya akses ke internet kadang membuat saya lupa kalau ini hari ultah saya. Bagusnya sih jadi ga kepikiran soal umur yang nambah terus, haha.

IMG_20160419_113902[1]
Di Dalam Public Bus

Kami check out dari hotel The Inn at Temple Street sekitar jam 10.30 a.m dan nitip koper di front desk karena pesawat kami ke Jakarta baru ada malam hari. Agenda kami hari ini adalah melihat panda di River Safari. Perjalanan menuju ke River Safari ini cukup jauh karena letaknya di pinggiran kota. Kami naik MRT dari Chinatown dan turun di stasiun MRT Ang Mo Kio kemudian sambung public bus yang ke arah Singapore Zoo. Jadi River Safari ini memang letaknya sebelah-sebelahan dengan Singapore Zoo karena masih satu grup yang sama. Sebelum naik bus kami makan siang dulu di kedai Ya Kun Kaya Toast yang ada di stasiun MRT Ang Mo Kio. Saya makan nasi lemak, suami makan laksa Singapore dan ice lemon tea ukuran large 1 gelas. Total bayar adalah SGD 15. Lama perjalanan yang ditempuh dengan MRT dan bus ini sekitar 1,5 jam. Bus langsung turun di terminal bus Singapore Zoo. Kami sudah mempunyai e-ticket sebelumnya yang kami beli dari Sandra (lihat post Short Trip to Singapore Day 1). Harga tiket di counter adalah SGD 30 per orang (entrance and boat quest) tapi kami beli tiket di Sandra seharga SGD 25 per orang. E-ticket yang kami punya harus di-redeem dulu di counter ticketing. Setelah itu baru kami bisa masuk ke kawasan River Safari.

16-04-19-23-45-57-835_deco[1]
at Entrance Gate River Safari
IMG_20160419_123531[1]
Giant Fish in Giant Aquarium
IMG_20160419_134901[1]
Mermaid Fish
IMG_20160419_125825[1]
Red Panda
IMG_20160419_124522[1]
Giant Panda Taking a Nap
IMG_20160419_124423[1]
Kai-Kai and Jia-Jia
IMG_20160419_124648[1]
Fun Fact About Panda # 1
IMG_20160420_090847[1]
Fun Fact About Panda # 2

Kebanyakan spesies hewan yang ada di River Safari ini adalah spesies ikan air tawar yang di tata di akuarium besar. Bintangnya River Safari ini adalah panda yang merupakan hadiah dari pemerintah Cina kepada negara Singapore. Ada Red panda yang secara penampilan mirip musang dan ada Giant Panda yang tentunya berwarna hitam putih. Giant Panda-nya ada sepasang yang diberi nama Kai-Kai (Jantan) dan Jia-Jia (Betina). Saya senang banget karena ini pertama kalinya saya melihat panda secara langsung walaupun saat itu Giant Panda-nya malah lagi tidur siang, hiks. Beda dengan Red Panda yang selalu aktif bergerak sana sini manjat pohon. Selain spesies Panda, yang menarik perhatian saya adalah Mermaid Fish atau ikan duyung (atau biasa disebut Dugong atau Dumbo kalau di Indonesia). Ternyata ikannya besar banget, gendut, lebih besar ukurannya dari seorang manusia dewasa lho. Ga ada tuh yang namanya cantik dan langsing seperti cerita di kartun, haha. Selain itu yang mengesankan adalah pas di River Safari kita dikasih view sedikit ke bagian Frozen Tundra yang ada di Singapore Zoo. Disitu ada Polar bear atau beruang kutub yang lagi berenang dan ternyata beruang kutub itu gede banget ukurannya. Takjub deh. Tapi untuk melihat aksinya lebih lanjut kita harus masuk ke Singapore Zoo yang tentu saja harus bayar admission fee lagi.

IMG_20160419_132308[1]
Before Boat Quest Begin

River Safari ini kawasannya sangat ramah dengan wheelchair dan stroller karena jalanannya dibuat sedemikian mulus dan lebar kemudian tiap jalur jalan dikasih kanopi atau atap sehingga kita ga kena terik sinar matahari saat siang. Karena paket tiket yang kami beli sudah termasuk Boat Quest jadi kami ikutan nyoba Boat Quest deh yang ada di kawasan Amazon River di River Safari. Boat Quest itu kita naik kapal dan menyusuri jalur khusus untuk melihat hewan-hewan yang ada di pinggir sungai secara langsung, misalnya burung Flaminggo, Ibis, Tapir, Monyet, dll. Bahkan ada Jaguar juga lho. Tapi tenang aja untuk hewan buas-nya ada dibalik kaca tebal koq jadi kita akan tetap aman. Saat kami di perahu sayangnya banyak hewan yang ga aktif atau tidur-tiduran jadi kurang seru. Perahunya juga ga dikasih atap jadi rasanya terik banget kena matahari siang. Boat Quest ini beda dengan River Cruise yang di River Safari. River Cruise pakai perahu yang lebih besar, ada atapnya dan jalurnya langsung ke tengah danau.

Selesai dari River Safari kami naik bus yang menuju stasiun MRT terdekat. Kami naik MRT dari stasiun Choa Chu Kang dan turun di stasiun MRT Jurong East. Dari stasiun MRT Jurong East kami naik public bus yang ke Singapore Science Center. Sebelumnya kami sudah memiliki e-ticket Science Center + Omni Theatre yang kami beli dari Sandra. Tiket ini kami beli dengan harga SGD 15 per orang yang jauh lebih murah dari harga counter yaitu SGD 26 per orang. Kami harus me-redeem e-ticket kami ke kantor informasi pengunjung dekat bagian ticketing. Kami kemudian menuju Omni Theatre untuk menyaksikan live planetarium show “Exploring The Planets” yang berlangsung pukul 3.00 pm selama 45 menit. Omi Theatre ini dibangun tahun 1987 dan merupakan IMAX Dome Theatre dengan kapasitas 248 seats. Omi Theatre ini sudah banyak mendapatkan pengakuan dari dunia internasional, diantaranya Southeast Asia’s largest seamless dome screen: 23m in diameter dan World’s latest and brightest 8K digital fulldome system. Dengan sistem dome theatre ini memungkinkan untuk pengunjung menonton film dengan sudut pandang hampir 360 derajat. Omni Theatre ini terletak di dalam Singapore Science Center. Film yang kami saksikan adalah film mengenai tata surya dan galaksi. Dipandu oleh seorang science educator dan dikemas atraktif sehingga menunjang imajinasi kita mengenai susunan planet di tata surya. Menurut saya show ini sangat bagus untuk anak-anak sekolah untuk mengasah pengetahuannya mengenai astronomi, bukan hanya sekedar pengetahuan text book sekolah seperti jaman saya dulu, hehe.

Setelah selesai menonton show di Omni Theatre kami masuk ke Science Center. Disini banyak sekali atraksi-atraksi yang menarik yang menjelaskan tentang science dari kehidupan sehari-hari kita. Kalau kata saya sih di tempat ini science ditampilkan lebih menarik supaya lebih cepat dipahami oleh anak-anak sekolah. Pada saat kami datang memang lagi banyak anak sekolah yang lagi study tour disini. Kalau punya anak nanti juga saya pengen anak saya dibawa berkunjung kesini pas sudah usia sekolah biar logika anak tentang science terasah ga cuma belajar teori di text book aja. Daripada main ke mall terus menurut saya mending anak-anak itu dibawa kesini untuk bermain sambil belajar. Untuk Science Center dan Omni Theatre saya ga bisa posting video-nya di blog ini karena bukan tipe blog premium, hehe.

Dikarenakan waktu yang mepet untuk mengejar flight kami ke Jakarta pukul 7.25 pm kami cuma sebentar di bagian science center ini. Dari Singapore Science Center kami naik bus menuju stasiun MRT Jurong East kemudian turun di stasiun MRT Chinatown untuk ambil koper di hotel kemudian baru naik MRT ke stasiun MRT Changi Airport. Sebelumnya kami menyempatkan untuk top-up saldo Ez-link card karena saldo kami sudah diangka minimum sehingga tidak bisa digunakan lagi (saat itu saldo kartu saya tinggal SGD 2,5). Top-up minimum adalah SGD 10 untuk masing-masing kartu.

Sesampainya di Changi airport kami sudah tidak punya waktu untuk refund saldo Ez-link card (padahal saldo kami masih ada sekitar SGD 10) dan langsung menuju skytrain yang ke arah Terminal 1. Tapi ga apa-apa deh, toh kalo balik lagi ke Singapore Ez-link cardnya masih bisa dipakai. Saat selesai check in di Air Asia, boarding time kami tinggal 10 menit lagi sehingga kami harus lari-lari menuju waiting room yang letaknya agak jauh di belakang. Tapi ternyata pesawatnya datang agak telat. Tau gitu kami makan dulu deh di Changi tapi karena udah lewat pemeriksaan di waiting room jadi malas lagi kalau harus keluar cari makan. Akhirnya kami pesan makanan di pesawat deh karena sudah kelaparan, menu nasi kotaknya harganya IDR 55.000 per porsi (porsi kecil pula). Yang penting perut diisi dulu biar ga keburu sakit maag. Kalau kita pesan makanan pas booking tiket pesawat di awal harganya cuma IDR 45.000, lebih hemat.

Akhirnya pesawat Air Asia kami landing di Terminal 3 Soekarno Hatta Airport pk. 9.30 pm. Imigrasi dan bagasi cepat beres urusannya disini. Beda waktu saya landing di Terminal 2 dulu. Karena masih kelaparan kami makan dulu deh di restoran Bakmi GM yang ada di Terminal 3.

Sekian dulu cerita perjalanan kami. Semoga cerita ini berguna bagi teman-teman yang ada rencana ke Singapore dalam waktu dekat ini.

Tips Travel ke Singapore:

  1. Beli tiket jauh-jauh hari terutama kalau perginya saat weekend atau peak season. Harga tiket lebih murah kalau perginya pas weekdays.
  2. Kalau berencana menggunakan transportasi umum non taxi selama di Singapore, gunakan alas kaki yang nyaman karena kita akan banyak berjalan kaki dengan jarak yang jauh. Saya prefer pakai sepatu kets / sneakers daripada sendal karena berdasarkan pengalaman saya kalau pakai sepatu yang nyaman lebih ga bikin sakit punggung kalau jalan jauh.
  3. Bawa payung. Payung ini bisa melindungi kita dari panas terik matahari dan juga melindungi dari hujan.
  4. Beli tiket atraksi wisata yang hendak dikunjungi via travel agent yang terpercaya yang bisa memberikan harga lebih murah daripada harga counter. Kalau saya beli dari temannya teman suami saya, Sandra. Sandra ini adalah orang Indonesia yang sudah jadi warga negara sana. Saya sudah 2x beli tiket sama dia dan so far ga ada masalah. Macam dan harga tiket atraksi yang dijual Sandra ada di facebook page : Tiket Murah Tempat Wisata. Silakan disearch sendiri.
  5. Kebanyakan toilet di Singapore adalah toilet kering, alias ga ada selang air untuk cuci. Sediakan tisu basah kalau kamu ga terbiasa dengan toilet kering.
  6. Pakai baju yang adem dan jangan lupa pakai sunblock kalau keluar ruangan di siang hari. Sinar mataharinya lagi ganas-ganasnya euy.
  7. Lebih baik tukar duit SGD di Indonesia karena kebanyakan money changer disana nilai exchange-nya kurang bagus, apalagi yang di bandara.
  8. Bawa saus sambal sendiri karena kalau makan di Singapore kebanyakan ga dikasih sambal.
  9. Bawa botol air yang bisa direfill. Banyak water tap di Singapore untuk air minum gratis. Air kran di hotel juga bisa langsung diminum tapi lebih baik dipastikan ke petugas hotelnya karena takutnya tiap tempat ga selalu sama. Kalau beli air mineral di botolan harganya lumayan yaitu SGD 1 – 1,5 untuk ukuran 600-700 ml.
  10. kalau hotel tidak menyediakan sarapan, bawa mie instan kemasan yang tinggal seduh air panas atau roti aja. Lumayan untuk menghemat budget makan, hehe. Kalau malas repot bisa juga beli makanan di 7-11 yang terjangkau harganya.
  11. Kalau bingung naik trasportasi umum apa ke tempat yang diinginkan selama di Singapore, bisa akses atau download aplikasi “gothere.sg”. Program ini real time dan hanya bisa diakses dengan koneksi internet.

Expenses Day 3:
(Kurs saat beli SGD di Money Changer adalah IDR 9.740)

  • Meals untuk 2 orang = SGD 15 + IDR 110.000 = IDR 256.100
  • Admission fee Science Center + Omni Theatre untuk 2 orang = SGD 30 = IDR 292.200
  • Top-up saldo Ez-link card untuk 2 orang = SGD 20 = IDR 194.800

TOTAL EXPENSES = IDR 743.100

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s