Culinary Journal

Sehari Wisata Kuliner di Kelapa Gading Jakarta

Sebagai warga Jakarta pasti tau dong kalau daerah Kelapa Gading itu adalah surganya kuliner. Hampir semua makanan ada disana. Enak-enak pula. Rasanya ga cukup satu hari untuk keliaran disana hunting makanan. Maklum kapasitas perut masih kelas cemen aja nih, haha. Mungkin kalau saya tinggal di daerah sini, saya ga perlu repot masak tiap hari lagi, semua tinggal delivery aja, wkwk.

Mumpung lagi momen long weekend (5 – 8 Mei 2016) dan kami (saya dan suami) memutuskan untuk stay di Tangerang aja mengingat kalau bepergian ke luar kota itu macet dan melelahkan, maka untuk mengisi waktu (dan perut juga tentunya) kami hunting makanan ke Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kami berencana untuk hunting makanan khas Makassar disana. Ga kerasa udah 1,5 tahun saya dan suami meninggalkan Sulawesi Selatan jadi cukup kangen juga dengan makanan khas Makassar.

Perjalanan dari Tangerang menuju ke Kelapa Gading memakan waktu sekitar 1 jam dengan mengendarai mobil. Tolong dicatat bahwa waktu 1 jam itu bisa kejadian karena momen long weekend ini tol dalam kota sangat lenggang sekali dikarenakan banyak penduduk Jakarta yang pergi ke luar kota.kalau kondisi normal mungkin paling cepat 1,5 jam deh lama perjalanan Tangerang – Kelapa Gading. Berikut adalah tempat yang kami datangi di Kelapa Gading kemarin:

Rumah Makan Ateng (Cabang Makassar)

IMG_20160506_125505[1]

Kami sampai di tempat ini sekitar jam 12.30 siang. Saat kami tiba sudah ada beberapa meja terisi tapi belum terlalu ramai. Kami memesan 1 porsi Mie Goreng Hokkian. Porsi makanan disini cukup banyak jadi memang lebih tepat dimakan beramai-ramai. Dulu waktu di Sorowako saya hampir tiap bulan beli Mie Hokkian. Saya suka dengan rasanya yang gurih, wangi bawang putih dan ada kekian-nya. Nah, bedanya kalau di Sorowako itu Mie Hokkiannya halal, yang di Rumah Makan Ateng ini Mie Hokkiannya haram alias mengandung babi yang tentu saja bikin rasanya lebih enak dibanding yang di Sorowako dulu, hahaha. Selain Mie Hokkian disini juga ada jual Nasi Goreng Merah yang saya suka tapi kali ini ga nyobain dulu deh karena sehabis dari sini masih ada agenda kuliner di tempat lain. Selain itu ada beberapa menu juga khas restoran Chinese Food disini.
Harga:
1 porsi Mie Hokkian: Rp. 40.000 + PPN 10%
2 es teh manis: Rp.16.000 + PPN 10%
TOTAL = Rp. 61.600

Rumah Makan Marannu

IMG_20160506_135034[1]

Pertama kali nyobain R.M Marannu ini pas di Balikpapan dan Samarinda. Saya suka banget dengan coto Makassar-nya. Terus katanya R.M Marannu ini ada juga di Kelapa Gading. Sekalian deh nyobain. Menurut saya Coto-nya lebih enak yang di Balikpapan atau Samarinda lho. Kalau yang di Balikpapan dan Samarinda, coto-nya disajikan dengan mangkok kecil tapi kalau yang di Kelapa Gading ini pakai mangkok gede. Jadi kenyang banget rasanya. Selain coto ada pilihan menu lain juga seperti Sop Konro. Tapi karena udah kenyang banget kami ga jadi nyobain sop konro-nya. Tapi menurut saya kalau sop konro sih mending nyobain Sop Konro Karebosi aja yang memag udah terkenal banget di Makassar dan buka cabang di Kelapa Gading juga, lokasinya ga gitu jauh dari R.M Marannu.
Price:
2 porsi coto daging: Rp. 68.000 + PPN 10%
1 buras: Rp. 4.000 + PPN 10%
e es teh tawar: Rp. 6.000 + PPN 10%
TOTAL = 85.800

Bakso Nyuknyang 8

IMG_20160506_170339[1]

Katanya cabang SMAK Rajawali Makassar. Saya ketemu tempat ini di fc. Kalau yang belum tau, nyuknyang ini berbahan dasar babi alias haram. Saya beli bakso-nya 5 pcs seharga 25 ribu, enak banget.

Es Pisang Ijo Pemuda

IMG_20160506_164851[1]

Dari jaman sebelum ke Sulawesi pun saya sudah suka menu jajanan ini. hihi. Kebetulan kemarin di festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe nemu counter yang jualan es pisang ijo, jadi beli deh. Saat cuaca lagi gerah emang enak banget minum yang dingin-dingin.

Selain makanan khas Makassar kami juga menyempatkan untuk jajan yang lain pas ke Kelapa Gading kemarin:

Bakso Goreng San Ming

IMG_20160506_170316[1]

Tempatnya ada di festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe, 1 pcs bakso goreng harganya 12 ribu. Bakso gorengnya renyah dan sambal-nya pedas banget. Enak menurut saya apalagi karena bakso goreng ini mengandung babi, hehe.

Nasi Gudeg Laminten

IMG_20160506_172157[1]

Masih di festival kuliner Kampoeng Tempo Doeloe. Ini menu pilihan suami.

Martabak Pecenongan 43

PhotoGrid_1462539242960[1]

Ini martabak favorit adik saya. Hampir tiap ke Jakarta selalu beli. Pusatnya ada di Jl. Pecenongan daerah Kota. Tapi ada buka cabang di PIK dan Kelapa Gading. Kami selalu beli martabak manis spesial-nya. Spesial karena pakai butter wysman jadi harum dan legit adonan-nya. Harga 1 martabak memang agak mahal sekitar 110 ribu tapi gede banget porsinya. Saya cuma beli 1/2 porsi waktu itu, harganya 65 ribu. Itu juga udah bikin kenyang banget makan berdua suami.

Dikarenakan kapasitas perut yang terbatas, terpaksa wisata kuliner ini harus diakhiri. Tapi kami ada niatan untuk bisa eksplor lagi kuliner yang ada di Kelapa Gading ini. Asli bikin ketagihan! hahaha.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s