Health, Beauty & Lifestyle

Produk Erha Untuk Rambut Berketombe dan Rontok

Kalau kalian sempat baca postingan saya sebelumnya tentang Kerastase Scalp Care & Rituals, pasti kalian tahu bahwa saya lagi bermasalah dengan ketombe. Seumur-umur kayaknya ini penyakit ketombe terparah yang pernah saya alami. Banyak kerak-kerak ketombe yang menempel di permukaan kulit kepala. Padahal saya sudah keramas tiap hari dengan shampo anti ketombe lho, tapi herannya ga ada yang mempan. Mempannya cuma untuk mengurangi gatal-nya aja, tapi keraknya tetap aja menempel. Efek nyata dari ketombe ini selain bikin kurang percaya diri, juga menyebabkan kerontokan rambut yang lebih dari biasanya walaupun ga sampai 50 lembar per hari.

Kegalauan akan ketombe yang berkepanjangan inilah yang membuat saya berniat banget konsultasi dengan dokter di klinik. Klinik yang saya incar pertama kali adalah Erha karena pernah beberapa kali melihat iklan billboard-nya di pinggir jalan (Ibu-ibu kemakan iklan, hehe). Klinik Erha awalnya terkenal untuk urusan perawatan kulit, tapi sejak beberapa tahun yang lalu klinik Erha ini juga mulai merambah ke dunia rambut. Akan tetapi, setelah mencari informasi lebih lanjut, klinik Erha ini lokasinya jauh dari tempat tinggal saya (Tangerang Kota) dan jam praktek dokternya juga tertentu saja (Kalau weekend, Sabtu-Minggu, cuma sampai sore saja, sementara kadang saya dan suami suka punya acara dadakan di weekend). Akhirnya saya memutuskan untuk konsultasi ke dokter yang ada di Erha Apothecary yang ada di mall-mall itu. Kalau di mall begini, dokternya hari Minggu pun praktek sampai malam lho. Lebih fleksibel dari segi waktu dan lokasinya pun lebih nyaman aksesnya. Bedanya dokter di klinik Erha dengan Erha Apothecary ini adalah kalau di klinik dokternya bergelar Sp.KK alias dokter spesialis, sementara kalau di Erha Apothecary dokternya hanya dokter umum atau malah kadang cuma skin advisor. Tentu saja biaya konsultasi dokternya jadi lebih murahan di Erha Apothecary, hehe.

Saya memilih Erha Apothecary yang ada di Summarecon Mall Serpong (SMS) karena seingat saya disana lebih rame pasiennya dibanding dengan yang ada di Supermal Karawaci. Jadi asumsi saya semakin banyak pasien berarti service-nya lebih bagus lah. Minggu siang saya diantar oleh suami ke SMS. Suami nunggu di mobil aja karena dia malas ribet pakai kursi roda. Erha Apothecary ini ada di lantai 1 SMS 1 (Kalau yang belum tahu, gedung SMS ini ada 2 bagian, SMS 1 dan SMS 2 yang bangunannya sudah terintegrasi). Saya registrasi dulu untuk pendaftaran pasien baru kemudian mengantri giliran dipanggil ke ruang dokter. Banyak pasien yang juga menunggu giliran disana. Ada yang mau facial saja, ada yang mau ketemu dokter saja dan ada juga yang mau ketemu dokter untuk dilakukan tindakan medis oleh sang dokter. Sofa duduk disini agak terbatas tapi ga jadi masalah karena kita bisa jalan-jalan keliling mall juga sampai giliran kita masuk ruang dokter. Saya menunggu sekitar 1 jam-an sampai nama saya dipanggil masuk ke ruangan dokternya.

Dokter yang saya temui sangat ramah,  masih muda dan cantik, kulitnya putih glowing. Nama dokternya adalah Purnama Sari yang kemudian saya ketahui dari kartu namanya adalah seorang skin advisor, ga ada gelar dokternya tercantum pada kartu nama. Saya kemudian menjelaskan masalah saya dan kemudian kulit kepala saya diperiksa olehnya dengan menggunakan perangkat hair analysis. Perangkatnya berupa kamera kecil yang bisa melihat kulit kepala kita dan menampilkannya di layar monitor. Sang advisor pun menanyakan saya, sejak kapan permasalahan ini terjadi karena kesannya kerak-kerak ini sudah lama terjadi. Saya bilang hampir 2 minggu, padahal saya sendiri juga ga ingat sejak kapan ini terjadi. Yang jelas sejak saya menginap di rumah sakit untuk mendampingi suami saya yang habis kecelakaan itu sih rambut saya sudah mulai bertingkah gatal-gatal. Tapi saat itu saya mana sempat mementingkan diri saya sendiri, pokoknya prioritas saya adalah supaya suami cepat sembuh dan pulang ke rumah. Advisor-nya bilang untuk kasus saya ini, membersihkan kulit kepala dengan shampo saja tidak cukup, harus ada advance treatment-nya (dalam hati saya: Pantesan aja ketombe saya ga baik-baik, emang harus ke dokter nih). Dia kemudian meresepkan saya beberapa obat oles, suplemen, serum dan tonic Erha dan menjelaskan tahapan pemakaiannya. Setelah penjelasan oleh sang advisor, saya ngerasa hidup saya bakal tambah ribet dengan tahapan hair care ini, hehe. Tapi ga masalah deh yang penting ketombe bisa lenyap tuntas dan rambut ga rontok lagi!

Berikut ini adalah resep untuk masalah rambut saya dan cara pemakaiannya:

IMG_20160815_124258[1]
Left: Salep ELO2, Right: Scalp Gel
  1. Scalp Gel
    Teksturnya bening seperti gel rambut, ga berminyak. Dioleskan pada kerak-kerak ketombe di kulit kepala 30 menit sebelum keramas di pagi hari. Advisor menanyakan jadwal keramas dan aktivitas saya apakah di rumah atau kantor, saya bilang saya keramas setiap pagi dan aktivitas sehari-hari adalah di rumah. Mungkin karena itulah saya dikasih tahapan seperti ini… Kalau saya kerja kantoran mungkin hair routine-nya bakal lebih simplified.
    IMG_20160815_124738[1]
    Left: Erazol Medicated Shampoo, Right: Erha Scalp Care Shampoo
  2. Erazol Medicated Shampoo
    Teksturnya bening, cair dan tidak berbusa. Ampuh untuk membersihkan kotoran dan minyak di kulit kepala. Dioleskan pada kulit kepala yang telah dibasahi secara merata kemudian didiamkan selama 2-3 menit kemudian dibilas bersih. Karena tidak biasa dengan pemakaian shampo yang tidak berbusa begini, saya merasa pemakaiannya jadi agak boros, hehe.
    IMG_20160815_124211[1]
    Erha Hair Grow Serum
  3. Hair Grow Serum
    Serum ini mengklaim efektif untuk membantu mengurangi kerontokan rambut dan meningkatkan pertumbuhan rambut dalam 4 minggu dengan pemakaian teratur. Serum ini bisa dibeli bebas tanpa resep dokter karena kandungannya tidak begitu keras. Dosis pemakaiannya adalah 1 ampul untuk 1 hari. Dipakai setelah keramas saat rambut dalam keadaan setengah kering. Oleskan pada kulit kepala / akar rambut secara merata sambil dipijat-pijat. Teksturnya berupa cairan bening konsentrat dan baunya tidak terlalu menyengat seperti merk serum / tonic lainnya.
  4. Hair Growth Tonic
    Tonic untuk merangsang pertumbuhan rambut baru. Saya ga ambil resep ini karena setelah baca beberapa forum di internet, tonic ini mengandung minoxidil yang biasa diresepkan untuk orang-orang yang mengalami pitak / kebotakan tingkat medium – parah. Malah ada review juga yang mengatakan rambut-rambut di wajah, alis, atas bibir jadi tumbuh subur juga. Aduh serem saya jadinya. Lagian saya pikir rontok saya ini ga parah-parah banget dan belum ada yang pitak juga. Jadi hair tonic ini saya ganti dengan produk hair tonic Erha lainnya yang dijual bebas (produk OTC) yang menurut saya jauh lebih mild. Untuk Hair Growth Tonic ini penggunaannya harus diawasi dokter ya untuk menghindari efek-efek yang tidak diinginkan. Ibu hamil dan menyusui juga dilarang untuk menggunakan tonic ini katanya.
  5. Salep ELO2
    Entah ELO2 ini singkatan dari apa, tapi salep ini digunakan hanya malam hari, dioleskan pada kerak-kerak ketombe di kulit kepala kemudian ditinggal tidur sampai keramas keesokan paginya. Teksturnya agak padat, berwarna tembaga dan bikin rambut dan kulit kepala lengket.
    IMG_20160815_124419[1]
    Follicore Herbal
  6. Follicore Herbal
    Ini suplemen yang memberikan nutrisi untuk pertumbuhan rambut dari dalam tubuh. Suplemen ini merupakan produk Erha yang dijual bebas (OTC) jadi kandungannya cukup aman menurut saya. Diresepkan 2 x 1 hari, tapi saya konsumsinya 1 x 1 hari saja dengan alasan rambut saya belum dikategorikan rontok parah.

Produk OTC (produk yang dijual bebas tanpa resep dokter) Erha yang saya beli sendiri diluar resep tersebut:

  1. Erha Scalp Care Shampoo (for dandruff and scalp problem)
    Awalnya saya coba produk ini dulu selama 3 hari sebelum konsultasi ke dokter, tapi produk ini ga mempan mengatasi ketombe saya. Kata advisornya shampo ini kandungannya terlalu ringan untuk mengatasi ketombe seperti punya saya, sehingga saya disuruh mengganti shampo dengan Erazol Medicated Shampoo. Erha Scalp Care ini akhirnya cuma dipakai untuk keramas di batang rambut karena menurut advisor-nya, shampo ini masih mengandung sedikit conditioner jadi biar batang rambutnya ga terlalu kusut / kasar karena penggunaan Erazol Medicated Shampoo. Tekstur shampo-nya agak kental, berbusa, tidak berbau, dan berwarna kuning muda.
    IMG_20160815_134319[1]
    Erha Hair Loss Tonic
  2. Erha Hair Loss Tonic
    Klaimnya adalah untuk menguatkan rambut dan menjaga kesehatan rambut. Saya pakainya sesuai anjuran advisor, yaitu dipakai setelah Hair growth serum benar-benar meresap ke kulit kepala. Kasih jeda sekitar 30 menit antara pemakaian Hair Growth Serum dengan Erha Hair Tonic apapun (mau itu Hair Growth Tonic ataupun Hair Loss Tonic). Pemakaiannya di semprot ke kulit kepala / akar rambut secara merata sambil dipijat-pijat. Bisa dipakai saat rambut setengah kering atau kering sekalipun. Teksturnya cair dan tidak lengket. Baunya tidak tajam seperti halnya merk hair tonic lain.

Harga untuk urusan rambut ini menurut saya tidak kalah mahalnya dengan urusan kulit. Hanya saja biasanya kita lebih cuek untuk urusan rambut dibandingkan kulit muka. Rambut baru jadi prioritas kita setelah masalahnya parah. Walaupun kita para wanita juarang banget yang mengalami kebotakan seperti halnya pria, tapi rambut kita juga harus dirawat biar sehat. Kalau kalian merasa produk OTC sudah tidak mempan untuk mengatasi masalah rambut anda, saran saya sih sebaiknya mulai konsultasi ke dokter. Review penggunaan produk rambut Erha ini akan saya review setelah pemakaian 1 bulan ya. Kebetulan saya disuruh datang konsul kembali setelah 1 bulan.

Harga konsultasi dan produk rambut Erha per 14 Agustus 2016:

  • Biaya administrasi pasien baru di Erha Apothecary = Rp. 15.000 (nanti kita akan dikasih kartu pasien yang ada tulisan nama kita)
  • Hair analysis di Erha Apothecary = Rp. 130.000
  • Scalp Gel 30 gram = Rp. 126.000
  • Erazol Medicated Shampoo 100 ml = Rp. 143.000
  • Erha Hair Grow Serum 1 kotak (7 ampul x 8 ml) = Rp. 171.000
  • Follicore Herbal 30 capsule = Rp. 150.000
  • Salep ELO2 20 gram = Rp. 98.500
  • Erha Hair Loss Tonic 60 ml= Rp. 102.000
  • Erha Scalp Care Shampoo 100 ml = Rp. 51.500

Contact:
Erha Apothecary Summarecon Mall Serpong (SMS)
Lantai 1, Unit 1F-17
Serpong, Tangerang
Telp. 021-29543837 / 29543832

Note:
Tulisan ini sama sekali tidak disponsori oleh suatu brand. Tulisan ini dibuat dari pengalaman pribadi saya. Hasil tiap produk akan berbeda-beda pada tiap orang.

Update per 6 September 2016:
Setelah pemakaian rutin, kerak-kerak ketombe lenyap dalam 4 hari dan kulit kepala pun jadi bersih kembali. Setelah itu saya menghentikan penggunaan scalp gel, salep ELO2 dan Erazol shampoo. Untuk penggunaan sehari-hari setelah tidak berketombe saya memakai Erha Grow Shampoo diselingi dengan Erha Scalp Care Shampoo (2 x seminggu, untuk maintenance saja). Untuk kerontokan rambut juga sangat membantu. Jumlah rontok berkurang setengahnya dalam pemakaian 2 minggu. Tapi untuk Hair Grow Serum-nya saya sengaja tidak pakai sesuai dosis yang ditentukan, yaitu 1 ampul per hari, dikarenakan rambut saya jadi lepek banget. Jadi 1 ampul Hair Grow Serum saya bikin untuk 2 x pemakaian. Hasilnya rambut tidak lepek lagi tapi manfaat-nya tetap dapat. Oh ya, rambut baru juga banyak yang tumbuh nih dengan pemakaian Hair Grow Serum secara teratur.

Iklan

10 thoughts on “Produk Erha Untuk Rambut Berketombe dan Rontok

    1. Hai Thal,

      Saya merasa ga ada efek samping yang merugikan dengan pemakaian produk Erha ini. Setelah masalah ketombe hilang, penggunaan produk saya hentikan. Saat pemakaian berhenti juga tidak ada masalah apa-apa. Semoga membantu.

      Suka

  1. Halo kak mau nanya dong..
    Setelah masalah rontok dan ketombenya selesai apakah tetep perawatan di erha? Atau kembali pakai shampoo lain, dll?

    Suka

  2. Halo mbak, saya newbie ni di produk erha. Kemarin baru ke erha dan diresepkan untuk hair growth tonic yang mengandung monoxidil itu. Setelah baca blog mbak dan beberapa forum, saya jadi tidak mau pake itu hehe. Mau nanya, berarti pemakaian rutin serum erha nya sudah cukup ampuh untuk mengatasi rontok dan menumbuhkan rambut baru ya mbak?

    Suka

    1. Halo Mba Apita..
      Kalau Hair Growth Tonic itu menurut saya lebih ke arah kondisi rambut yang sudah rontok parah sampai agak botak makanya saya belum merasa perlu.
      Penggunaan Hair Growth Serum menurut saya cukup membantu kalau dipakai teratur.. Kalau sudah tidak terlalu bermasalah dan rontoknya sudah jauh berkurang, untuk perawatan saya cuma pakai Hair Loss Tonic tanpa serumnya. Lumayan untuk menghemat budget, hehe.

      Suka

  3. Halo sis. Kenalin aku devi dr sby. Setelah baca blognya manfaat bged reviewnya. Setelah berhenti dr erha pake shampoo yang ada di pasara. Kah sis? Akhirnya ketombenya balik lagi nggak. Soalnya aku lagi ketombean parah bged

    Suka

    1. Halo Devi.
      Setelah perawatan ketombe dan rontok di Erha, permasalahan ketombe kadang masih muncul tapi sudah jarang sekali. Mungkin 3-4 bulan sekali baru kambuh ketombenya. Ketombe bisa kambuh lagi karena banyak faktor: hormon, makanan, shampo yang tidak cocok, dll. Kalau lagi ketombean saya pakai medicated shampoo Erha (sekarang sudah dijual bebas dengan nama Erazol). Dipakai keramas tiap hari selama 4 hari juga sudah sembuh lagi. Kalau sudah tidak ada ketombe. saya pakai shampo lain tapi yang non sulfate dan non silicone supaya ga meninggalkan residu di kulit kepala (saat ini sih lagi pakai shampo Erha Hair Grow + hair loss tonic karena lagi fokus mau panjangin rambut supaya tetap sehat dan kuat). Conditioner juga saya pakai yang non silicone (saat ini lagi pakai The Body Shop Rainforest Moisture), hanya dioles di ujung batang rambut (tidak boleh di kulit kepala). Hope this help ya!

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s