Travel Journal

Trip To Japan (Day 9): Mount Fuji, Lake Kawaguchi And Shibazakura Festival

Kamis, 20 April 2017

Mumpung punya JR Pass harus dimanfaatkan untuk berpergian ke tempat-tempat yang jauh dong. Hari ini kami akan pergi melihat Gunung Fuji (Fuji-San) yang terkenal itu. Sebelum memutuskan ke lokasi tersebut, kami mengecek prakiraan cuaca terlebih dahulu. Untuk memperoleh pandangan maksimal tanpa kabut di Gunung Fuji, cuaca haruslah CERAH dan menurut prakiraan cuaca hari ini, daerah Gunung Fuji akan sunny all day. What a perfect day to begin our adventure!

Sekedar informasi, walaupun cuacanya dikategorikan sunny tapi karena lokasinya terletak di daerah dataran tinggi maka suhu udaranya tetap dingin. Bahkan suhu-nya lebih dingin daripada di kota Tokyo. Oleh karena itu, pastikan memakai pakaian yang sesuai ya. Disarankan untuk tidak berkunjung ke tempat ini saat weekend atau periode Golden Week (Hari libur nasional Jepang) karena bisa dipastikan akan padat sekali.

Kami berangkat pagi dari apartemen supaya tidak kemalaman pulangnya. Dari stasiun kereta Nakano, kami naik kereta ke stasiun Mitaka untuk berganti kereta ke stasiun Otsuki. Kereta yang kami naiki dari Mitaka ke Otsuki lumayan penuh jadi kami tidak dapat tempat duduk.

Sesampainya di stasiun kereta Otsuki, sudah tampak antrian pengunjung di loket tiket. Para pengunjung ini hendak membeli tiket kereta Fujikyu Railway untuk tujuan stasiun Kawaguchiko. Harap diperhatikan, antrian di loket ini hanya perlu jika kita hendak memesan tiket untuk round trip Otsuki-Kawaguchiko atau untuk group. Selain itu, kita bisa membelinya di vending machine. Tiket kereta Fujikyu Railway ini tidak di-cover oleh JR Pass. Dikarenakan antrian loket tiket sangat panjang, saya dan suami lebih memilih beli tiket satuan di vending machine saja. Untuk Fujikyu Railway ini ada 2 jenis kereta yaitu kereta lokal dan express. Tentu saja kereta express lebih mahal harga tiketnya tapi kita jadi lebih cepat sampai di tujuan karena kereta tidak stop di semua stasiun. Kami memilih kereta express (Fujisan Express) yang saat itu keretanya sudah standby di stasiun. Setelah membeli tiket seharga 1.140 Yen per orang, kami segera naik ke kereta dan mendapatkan tempat duduk.

P_20170420_104013_vHDR_Auto
Pemandangan dari dalam kereta

Perjalanan kereta Fujisan Express ke stasiun kereta Kawaguchiko memakan waktu sekitar 47 menit. Sesampainya di stasiun Kawaguchiko terlihat antrian panjang di loket tiket. Loket tiket di stasiun Kawaguchiko ini sangat sempit ruangannya, tidak sesuai dengan jumlah pengunjungnya. Dalam ruangan loket tiket, ada 2 counter yaitu counter Highway Bus (Kawaguchiko-Shinjuku) dan counter tiket Sightseeing Bus & boat. Kami ikut jalur antrian untuk membeli tiket Kawaguchiko Sightseeing Bus and Saiko Sightseeing Bus (Red Line and Green Line) seharga 1.200 Yen per orang yang berlaku selama 2 hari. Tidak ada tiket satuan untuk sightseeing bus ini. Setelah mendapatkan tiket bus, kami mengantri di bus stop yang ada di depan pintu utama (keluar/masuk) stasiun kereta Kawaguchiko dan naik red-line sightseeing bus pk. 11:15. Untuk jadwal sightseeing bus selengkapnya, silakan cek di website-nya langsung: http://bus-en.fujikyu.co.jp/heritage-tour/detail/id/1/

Mt. Kachi-Kachi Ropeway (Cable Car)

Dengan menggunakan red-line sightseeing bus, kami turun di bus stop no.11:  Plesure Cruiser/Ropeway Entrance. Dari bus stop tinggal berjalan kaki mengikuti papan arah yang ada. Untuk cruiser, tinggal berjalan kaki ke arah danau. Untuk ropeway, harus jalan kaki dengan sedikit mendaki ke stasiun cable car-nya (stasiun Kohan). Kami membeli tiket cable car round trip seharga 800 Yen per orang. Sebelum mengantri cable car, kami pergi ke toilet terlebih dahulu karena di stasiun atas bukit (stasiun Fujimidai) tidak tersedia toilet.

P_20170420_131456_vHDR_Auto
Cable Car

Cable car di tempat ini kapasitasnya tidak terlalu besar. Perjalanan dari stasiun bawah (stasiun Kohan) ke stasiun atas (Stasiun Fujimidai) ditempuh selama 3 menit saja. Dari stasiun Fujimidai, tinggal berjalan kaki menuju observatory deck. Dari observatory deck kita bisa melihat pemandangan Gunung Fuji yang luar biasa indah. Foto dari spot ini hasilnya seperti foto pemandangan post card (dengan catatan kalau cuaca cerah dan tidak berkabut). Apalagi saat kami tiba disini masih ada sisa pohon sakura-nya jadi beneran terlihat aura Jepang-nya, hahaha.

P_20170420_124855_vHDR_Auto
Hello Fuji-San

Di Fujimidai tidak ada restaurant, kedai ataupun vending machine makanan. Saat kami kesana sedang ada renovasi bangunan, sepertinya sih mau bikin fasilitas tempat makan tapi entah kapan bangunannya selesai. Untungnya kami bawa bekal makan siang dari apartemen. Jadi kami tinggal mencari tempat duduk dan makan bekal saja. Tentunya dengan bonus pemandangan Gunung Fuji.

Setelah makan siang dan puas foto-foto, kami mengantri cable car untuk turun ke stasiun bawah (stasiun Kohan). Antrian cable car tidak terlalu panjang sehingga kami tidak perlu menunggu lama untuk menaiki cable car. Sesampainya di stasiun Kohan, kami berjalan kaki keluar menuju bus stop semula. Tujuan kami berikutnya adalah Kukuna Hotel.

Operating Hours : 09:00 – 17:10 (April 1 – April 15); 09:00 – 17:20 (April 16 – October 15); 09:00 – 17:10 (October 16 – November 30); 09:30 – 16:40 (December 1 – February 28), 09:00 – 17:10 (March 1 – March 31); Running Interval : Variable (5 to 10 minute intervals); Ride Duration : 3 minutes from Kohan Station to Fujimidai Station; Average Time Required in Facility (Stay Time) 30 Minutes (Operations may be suspended due to reasons such as weather.)
Fares : 800 yen (adults round trip); 400 yen (children round trip); 450 yen (adults one way); 230 yen (children one way)
Closed : – 

Website: http://www.kachikachiyama-ropeway.com/en/

Kukuna Hotel

Kami tidak mampir kesini karena kami mau menginap di Kukuna Hotel lho ya. Kami mampir untuk melihat pemandangan Danau Kawaguchi dari tempat ini. Dari bus stop Plesure Cruiser/Ropeway Entrance kami kembali naik red-line sightseeing bus dan turun di bus stop no. 14: Kukuna Hotel.

P_20170420_134712
Sakura di depan Kukuna Hotel
P_20170420_134646_vHDR_Auto
Mont Fuji, lake Kawaguchi and Sakura

Pemandangan dari sini jauh lebih menakjubkan daripada di stasiun Fujimidai tadi. Dari tempat ini kita bisa melihat Danau Kawaguchi, Gunung Fuji dan bunga sakura. sungguh perpaduan yang komplit. Bahkan di tempat ini disediakan tempat duduk jadi kita bisa menikmati pemandangan sambil bersantai. Semua bisa kita nikmati secara gratis lho. Kalau ada uang dan waktu lebih sepertinya tidak ada salahnya menginap di Kukuna Hotel dengan jendela kamar yang menghadap ke Danau Kawaguchi. Jadi kalau mau hunting sunrise dan sunset dari Danau Kawaguchi tidak perlu repot-repot lagi, hehe.

Setelah puas berburu foto di lokasi ini, kami memutuskan untuk kembali ke stasiun Kawaguchiko karena mengejar waktu ke Shibazakura Festival.

Shibazakura Festival

Sesampainya di stasiun Kawaguchiko, kami segera berjalan menuju platform 7 yang terletak di sisi seberang pintu utama (keluar/masuk) stasiun Kawaguchiko, dekat bus stop Shibazakura Liner. Kami membeli tiket masuk Shibazakura Festival di loket tiket platform 7 ini. Saat membeli tiket, kami diinfokan bahwa bunga yang mekar saat itu baru sedikit saja. 1-2 minggu kemudian baru bunga-bunganya bermekaran semua. Pihak penyelenggara memberikan discount harga tiket dari 2.000 Yen menjadi 1.450 Yen per orang. Harga tiket ini sudah termasuk biaya bus ke lokasi festival (Shibazakura Liner) round trip. Kecewa sih.. Tapi masa sudah jauh-jauh kesini terus jadi membatalkan pergi ke Shibazakura Festival hanya karena bunganya belum mekar semua?! No way! Kami pun membeli 2 tiket Shibazakura Festival dan menunggu bus Shibazakura Liner datang pk. 15:00. Sambil menunggu bus, pak suami berjalan kaki ke Lawson terdekat untuk membeli sandwich. Udara dingin memang bikin lapar terus nih.

P_20170420_155227_vHDR_Auto

P_20170420_155255_vHDR_Auto

Shibazakura atau Fuji Shibazakura festival adalah festival tahunan yang diadakan saat bunga moss phlox sedang bermekaran di sebuah taman yang berlokasi di kaki Gunung Fuji (bulan April – Mei). Bunga moss phlox ini akan tumbuh menutupi tanah dengan berbagai warna yang cantik (seperti bunga sakura) dan berdempetan satu sama lain seperti rumput. Oleh karena itu bunga moss phlox ini disebut juga “lawn cherry‘ atau shiba-zakura dalam bahasa Jepang.

P_20170420_155837_BF
Masih sedikit bunga mekarnya

Perjalanan bus dari stasiun Kawaguchiko ke Shibazakura Festival ditempuh selama 30 menit. Begitu turun dari bus, udara dingin menusuk mulai terasa di tempat ini. Banyak bus-bus wisata juga yang berdatangan. Kami berjalan kaki sesuai dengan rute yang diarahkan oleh staf disana. Sesampainya di lokasi, bunga-bunga yang bermekaran memang baru sedikit dan terlihat jarang-jarang. Istimewanya di taman ini adalah pemandangan Gunung Fuji yang jauh lebih jelas dan lebih dekat dibanding dari Danau Kawaguchi. Selain itu di taman ini ada danau mini-nya juga. Kalau dilihat dari foto yang ada di brosur Shibazakura Festival, saat bunga-bunga ini bermekaran sempurna, pemandangannya akan jadi indah sekali. Warna bunga moss phlox-nya yang beraneka warna akan kontras sekali dengan Gunung Fuji. Sayang sekali pemandangan tersebut belum jadi rejeki kami, hehe.

P_20170420_161124_vHDR_Auto
Miniatur Gunung Fuji yang belum tertutup bunga Moss Phlox

Selain taman bunga, di tempat ini juga banyak dijual makanan dan souvenir bertema sakura. Saya dan suami membeli mochi sakura untuk oleh-oleh keluarga di Tangerang. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pk. 16:40. Kami pun bergegas keluar dari taman menuju ke bus stop Shibazakura Liner karena bus terakhir ke stasiun Kawaguchiko hanya sampai pk. 17:00 saja.

Dates : 15 April – 28 Mei 2017 (The dates and hours may be changed, depending on the flowering conditions.)
Opening Hours : 08:00 – 17:00 (The dates and hours may be changed, depending on the flowering conditions.)
Admission : 600 yen (adults), 250 yen (children) or 2.000 yen (Shibazakura Liner bus round trip & admission fee for adults); 1.000 yen (Shibazakura Liner bus round trip & admission fee for children)

Website: http://www.shibazakura.jp/eng/

P_20170420_193858_vHDR_Auto
Dinner Menu

Begitu sampai di stasiun Kawaguchiko, kami pun harus mengantri untuk membeli tiket Fujikyu Railway. Kami memilih kereta Fujisan Express untuk membawa kami ke stasiun Otsuki. Saat kami tiba di Otsuki waktu sudah menunjukkan pk. 19:00 sehingga kami memutuskan untuk cari tempat makan dulu untuk dinner. Suami mengajukan usul untuk mencoba makan di kedai chinese food di dekat stasiun. Saya tidak bisa menyebutkan nama kedai-nya karena namanya ditulis dalam bahasa kanji. Ternyata pemilik kedai tidak punya menu berbahasa Inggris dan tidak bisa berbahasa Inggris. Akhirnya kami memilih menu berdasarkan foto saja, haha. Tapi rasanya enak koq. Seperti biasa, air minum dikasih gratis. Setelah makan malam, kami kembali ke stasiun Otsuki untuk menunggu kereta ke arah Takao.

Kejadian konyol terjadi ketika kami menunggu di peron yang salah sehingga kami naik kereta yang kembali ke arah Kawaguchiko. Untung saja kami segera sadar dan langsung turun di stasiun pemberhentian pertama, Kami-Otsuki. Stasiun Kami-Otsuki adalah stasiun kecil di daerah pinggiran. Saat kami turun disana, kondektur kereta sampai ikut turun dan bertanya kepada kami kemana arah tujuan kami karena tidak biasanya ada orang turun di stasiun Kami-Otsuki malam begini, hahaha. Pak kondektur bilang kami tunggu kereta berikutnya saja. Tapi setelah dicek, kereta berikutnya yang kembali ke arah stasiun Otsuki baru ada 1 jam lagi. Sementara stasiun Kami-Otsuki ini bagi saya agak horror karena tidak ada orang sama sekali dan jalur kereta-nya gelap pula. Setelah mengecek Google Maps (thanks God sekarang sudah jamannya GPS!), stasiun Otsuki bisa ditempuh dengan berjalan kaki 7 menit. Kami pun memutuskan untuk berjalan kaki saja dibanding harus menunggu kereta berikutnya. Walaupun jalan raya sudah sepi, tapi daerah ini aman dari preman tukang palak (ya iya lah, Jepang gitu loh). Akhirnya kami sampai juga dengan selamat di stasiun Otsuki. Kali ini kami bertanya dengan jelas ke petugas stasiun tentang kereta ke arah Takao. Tidak lama kemudian kereta ke Takao datang. Di stasiun Takao kami berganti kereta untuk ke stasiun Nakano. Total lama perjalanan dari stasiun Otsuki ke stasiun Nakano adalah 90 menit. Kami tiba di stasiun Nakano pk. 21:47 dan lanjut berjalan kaki ke apartemen. Kami menyempatkan mampir ke gerai 7-11 dalam perjalanan ke apartemen untuk membeli bahan makanan dan juga sarapan untuk besok.

Expenses:
(Kurs 1 JPY = 121,65 IDR)

  • Fujikyu Railway (Express) Ticket (round trip): 2 x 2 x JPY 1.140 = JPY 4.560 = IDR 554.724
  • Kawaguchiko Sightseeing Bus: 2 x JPY 1.200 = JPY 2.400 = IDR 291.960
  • Mt. Kachi-Kachi Ropeway (round trip): 2 x JPY 800 = JPY 1.600 = IDR 194.640
  • Sandwich at Lawson : JPY 250 = IDR 30.412
  • Shibazakura Festival: 2 x JPY 1.450 = JPY 2.900 = IDR 352.785
  • Oleh-oleh: JPY 880 + JPY 700 + JPY 700 = JPY 2.280 = IDR 277.362
  • Dinner: JPY 1.920 = IDR 233.568
  • Food at 7-11: JPY 1.136 = IDR 138.194

TOTAL EXPENSES = JPY 17.046 = IDR 2.073.646

To Be Continued…

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s