Health & Beauty

My Experience With Zen Family Spa & Reflexology Bandung (Sukajadi)

Halo semua.. Setelah mengumpulkan mood menulis yang lama tertunda, akhirnya hari ini saya kembali lagi, hehe. Kali ini saya akan membahas tentang kegiatan yang pasti disukai oleh siapa saja yaitu spa dan pijat refleksi. Kalau kalian sering baca blog saya pasti kalian tahu kalau saya dan suami suka sekali pergi ke tempat refleksi atau spa untuk sekedar rileks dan memanjakan diri.

Sebagai tempat refleksi dan spa keluarga, nama Zen sudah tidak asing lagi tentunya. Berawal dari kota Bandung, sekarang Zen sudah punya banyak cabang di seluruh Indonesia. Saya sendiri sudah pernah coba treatment di cabang Bali dan Jakarta. Tapi buat saya tidak ada yang mengalahkan pengalaman treatment di cabang Bandung. Bandung memang punya tempat tersendiri di hati saya dan suami sebagai kota tempat kami kuliah dulu. Dari semua cabang Zen di Bandung, favorit saya dan suami tetap di Zen Sukajadi. Chance untuk dapat slot kosong disini saat weekend atau hari libur lebih banyak dibandingkan cabang lain. Kalau punya extra budget mungkin kalian harus coba pengalaman refleksi dan spa di Zen Padma Hotel yang pemandangannya oke punya.

Treatment favorit saya di Zen adalah Back & Shoulder Massage yang sekarang telah berganti nama menjadi Foot & Shoulder Massage. Treatment ini adalah pijat refleksi yang difokuskan ke kaki dan juga pundak. Untuk perawatan ini kita ditempatkan di ruang refleksi umum (lantai 1) bukan di ruangan khusus pribadi. Kita dipijat dalam keadaan duduk di sofa (yang bisa ditarik sebagai bed). Penerangan di ruang refleksi diatur sedemikian rupa (cenderung gelap) supaya kita bisa rileks. Kita juga bisa request untuk therapist-nya, mau pria atau wanita. Lama pemijatan adalah 100 menit untuk Foot & Shoulder Massage. Saya ingat beberapa tahun lalu saat Zen masih awal-awal buka di Bandung, untuk treatment Foot & Shoulder Massage ini harganya hanya 90 ribu Rupiah untuk 90 menit) tapi per Juni 2017 ini harganya sudah 120 ribu Rupiah lho (untuk 100 menit). Tapi menurut saya harga ini masih affordable untuk service yang ditawarkan.

Zen Family Spa & Reflexology memiliki review yang baik di Tripadvisor. Tidak heran selama beberapa kali datang ke Zen cabang Sukajadi Bandung, saya sering ketemu turis negara tetangga (Singapore atau Malaysia) yang treatment disini. Terutama sejak bandara Bandung melayani penerbangan internasional. Kalau menurut harga turis sih harga yang ditawarkan oleh Zen ini tentu saja terbilang murah. Saya jadi ingat dulu waktu saya liburan ke Bangkok, saya sempat mencoba Thai Massage di tempat yang direkomendasikan Tripadvisor dengan harga 500 Baht Thailand (sekitar 175 ribu Rupiah) untuk 30 menit saja. Mahal banget kan?!

30 Juni 2017

Pak suami tiba-tiba ngajak ke Bandung mumpung masih libur lebaran. Awalnya agak ragu karena dari pengalaman terakhir libur lebaran ke Bandung, jalanan dalam kota Bandung itu padat sekali terutama ke arah Lembang atau Kawah Putih. Tapi akhirnya kami nekat berangkat ke Bandung dengan pertimbangan akan beredar di pusat kota Bandung saja yang relatif tidak terlalu macet.

Perjalanan dengan mobil dari Tangerang ke Bandung sangat lancar dan hanya memakan waktu 3,5 jam. Mungkin karena perjalanan ini terhitung melawan arus kemacetan juga sih. Kebanyakan kendaraan sudah mulai ikut arus balik ke Jakarta sementara kami melawan arah ke Bandung. Walaupun perjalanan ditempuh dalam waktu normal tapi pak suami mengeluh kakinya pegal karena nyetir lama. Memang faktor usia tidak pernah bohong nih, hahaha. Saya akhirnya menawarkan pak suami untuk refleksi ke Zen dan dia menyetujuinya.

Saya menelepon Zen cabang Pasteur pk. 11.30 WIB untuk menanyakan ketersediaan slot untuk treatment Secluded Relaxation Massage untuk 2 orang. Tapi ternyata Zen di cabang Pasteur sudah full sampai malam. Akhirnya saya telepon ke Zen cabang Sukajadi dan ternyata ada slot kosong di pk. 18:00 WIB dan saya pun langsung melakukan reservasi.

Setelah selesai makan sore, saya dan suami berangkat ke Zen Sukajadi. Perjalanan cukup lancar dan kami tiba di Zen Sukajadi tepat sebelum pk. 18:00 WIB. Saya mendatangi meja receptionist untuk konfirmasi pesanan saya. Kemudian saya dan suami diberi sepasang kunci yang ada tulisan nomornya. Ternyata kunci tersebut adalah kunci locker kami nantinya pas di kamar perawatan. Sekedar informasi, untuk kategori massage full body akan dilakukan di ruangan khusus pribadi. Tersedia juga ruangan khusus couple (hanya untuk suami istri).

Kami diarahkan untuk ke ruang tunggu. Di ruang tunggu ada petugas yang menghampiri kami untuk mengganti alas kaki kami dengan sendal Zen (bentuknya seperti sendal hotel). Setelah itu kami menunggu nomor kami dipanggil oleh petugas lain untuk masuk ke ruang perawatan. Tidak lama menunggu, seorang petugas memanggil nomor kami. Kami diajak masuk ke ruang perawatan yang ada di lantai 2.

Kami masuk ke ruangan khusus couple. Di dalam ruangan sudah disediakan baju ganti (kimono), disposable panties dan hair cap untuk kita kenakan. Tas dan barang berharga ditaruh di dalam locker. Tidak lama kemudian therapist akan datang dengan baskom berisi air hangat untuk membasuh kaki kita. Setelah itu kita diminta untuk berbaring terlungkup di ranjang dan sesi pemijatan pun dimulai.

Kami mengambil paket massage 90 menit seharga 180 ribu Rupiah per orang. Pemijatan dilakukan di seluruh tubuh (termasuk kepala dan leher) dengan menggunakan minyak. Setelah massage selesai, therapist menanyakan kami mau minum apa (teh atau jahe) dan kami diarahkan untuk mandi di kamar mandi yang terletak diluar kamar. Setelah selesai mandi kami kembali ke kamar untuk berganti pakaian dan meminum minuman hangat. Kemudian kami turun kembali ke bawah untuk mengganti alas kaki dan melakukan pembayaran di receptionist. 

Overall, saya dan suami selalu puas dengan pelayanan di Zen. Walaupun kondisi saat itu sedang ramai (karena lagi libur lebaran) tapi para petugas tetap ramah. Berikut adalah deskripsi dan price list service treatment di Zen Family Spa & Reflexology Sukajadi per Juni 2017. Harga service di tiap cabang lainnya bisa jadi berbeda.

PhotoGrid_1499853423696[1]
Deskripsi & Price List Zen Family Spa & Reflexology Sukajadi
Contact:

Zen Family Spa & Reflexology
Jl. Sukajadi 182, Bandung
Telp: 022-2039177 / 022-2034003 / 022-82602264
Mobile: +62 853 7009 7000
E-mail: info@zenfamilyspa.com
Website: http://www.zenfamilyspa.com/

Health & Beauty

Martha Tilaar Spa Express At Kuningan City

29 Juni 2017

Hari ini masih suasana libur lebaran tapi suami ada meeting di Kuningan City. Daripada bosan menunggu suami selesai kerja, saya mengajak adik perempuan saya untuk menemani saya mencoba spa di Martha Tilaar Spa Express.

Sebelumnya saya sudah beberapa kali melihat outlet Martha Tilaar Spa Express ini, saya pikir sama saja seperti Martha Tilaar Salon & Day Spa yang biasanya terletak di luar mall. Saya sendiri sebenarnya sudah mencoba beberapa kali treatment di Martha Tilaar Salon & Day Spa di lokasi yang berbeda-beda. Semuanya sangat nyaman dan membuat kita berasa seperti putri keraton dalam sehari. Kekurangannya hanya satu, yaitu mahal! Intinya sih ada harga tentu ada rupa, hehehe.

Martha Tilaar Spa Express dan Martha Tilaar Salon & Day Spa memiliki perbedaan dari segi lokasi, fasilitas dan jenis treatment yang ditawarkan. Berikut adalah rangkuman perbedaan antara keduanya:

Martha Tilaar Salon & Day Spa
– Biasanya berlokasi diluar bangunan mall, seperti ruko, dengan lahan bangunan yang lebih luas.
Full Service. Semua jenis treatment bisa didapatkan disini.
– Ada fasilitas bath tub yang biasanya dipakai untuk flower bath setelah selesai spa.
– Spa dilakukan di ruangan tertutup pribadi, bahkan beberapa cabang juga menyediakan ruangan khusus couple (hanya untuk suami-istri).
– Kamar mandi bisa ditemukan di dalam ruangan pribadi, tidak share dengan customer lain.
– Tersedia lemari / locker yang dilengkapi kunci dengan ukuran medium untuk menaruh tas dan barang berharga.
– Ruang tunggu lobby lebih besar.

Martha Tilaar Spa Express
– Biasanya berlokasi di dalam bangunan mall atau gedung perkantoran.
Limited service. Tidak semua jenis treatment ada disini.
– Tidak ada fasilitas bath tub.
– Spa dilakukan tidak dalam ruangan tertutup pribadi tapi di ruangan kecil (bilik) bersekat tirai saja. Cenderung lebih berisik karena satu ruangan sharing dengan beberapa orang. Dengan kondisi seperti ini saya tidak tahu juga apakah tamu pria boleh treatment disini atau tidak. Saat saya kesana sih tidak terlihat sama sekali tamu pria-nya.
– Kamar mandi terbatas dan harus sharing dengan customer lain.
– Tersedia lemari / locker yang dilengkapi kunci dengan ukuran small. Kalau kita membawa tas berukuran besar, kita harus menaruh tas kita di bawah ranjang tanpa kunci.

PhotoGrid_1499852839222[1]
Bilik Perawatan di Martha Tilaar Spa Express Kuningan City

Saat berkunjung ke Martha Tilaar Spa Express di Kuningan City, saya dan adik saya tidak perlu menunggu lama. Kami ditawarkan paket spa terbaru dengan harga promo spesial. Kami memilih paket Body Spa Simply White seharga Rp. 195.000 dengan lama treatment sekitar 105 menit. Paket spa ini sudah termasuk massage, scrub dan masker tubuh. Benar-benar best deal! Sekedar informasi untuk paket spa lengkap seperti ini standar harganya diatas 300 ribu Rupiah lho.

PhotoGrid_1499852948070[1]
New Treatment and Special Promo at Martha Tilaar Spa Express Kuningan City
PhotoGrid_1499853025549[1]
Price List dan Deskripsi Treatment di Martha Tilaar Spa Express Kuningan City
PhotoGrid_1499853355018[1]
Price List dan Deskripsi Treatment di Martha Tilaar Spa Express Kuningan City

Perawatan dimulai dengan body scrub untuk membersihkan kulit dari sel kulit mati. Setelah itu dilanjutkan dengan pijat seluruh tubuh, bahkan kepala dan wajah juga ikutan dipijat. Setelah selesai pijat, tubuh kita akan diolesi dengan masker yang berfungsi untuk melembutkan dan mencerahkan kulit. Setelah sekitar 10 menit, masker akan mengering dan saatnya kita membersihkan diri. Therapist akan bertanya pada kita, mau badannya dibersihkan dengan lap atau mau mandi? Saya dan adik saya memilih untuk mandi saja biar bersih tuntas, hehe. Setelah mandi kita akan disajikan minuman hangat dan juga body lotion untuk melembabkan kulit.

Overall, saya sangat puas sekali dengan pengalaman spa di Martha Tilaar Spa Express ini. Semua therapist disini wanita dan tidak berisik saat kita sedang treatment. Saya kurang suka dengan therapist yang suka mengajak ngobrol. Agak menggangu kenyamanan saja sih menurut saya. Mungkin sudah standar pelayanan semua outlet Martha Tilaar untuk menyediakan therapist yang profesional.

Sekedar informasi, harga tiap outlet bisa berbeda-beda. Tapi setahu saya, semua outlet Martha Tilaar sering mengadakan promo. Paling sering adalah promo dengan menggunakan credit card bank tertentu dan juga Telkomsel Poin. Jadi untuk mendapatkan best deal harus rajin-rajin cek ke situs atau akun social media mereka ya.

Note:
Bagi yang belum tahu, Martha Tilaar Spa ini adalah Spa yang profesional dan punya nama besar. Bukan tipe spa plus plus yang negatif itu ya.

Contact:

Martha Tilaar Spa Express Kuningan City
1st Floor Unit L1 – 58
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18 Kuningan – Jakarta
Telp: 021-50101338

Health & Beauty

Klinik Luka & Perawatan Kaki Penderita Diabetes di Tangerang

Diabetes Melitus atau biasa disingkat DM lebih dikenal sebagai penyakit kencing manis di Indonesia. Mengutip dari Wikipedia, Diabetes Melitus adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin resistance), dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari:

  • defisiensi sekresi hormon insulin, aktivitas insulin, atau keduanya.
  • defisiensi transporter glukosa.
  • atau keduanya.

Diabetes Melitus ini dibagi menjadi 2 tipe yaitu tipe 1 dan 2. Untuk DM tipe 1 adalah merupakan reaksi autoimun dimana tubuh penderita tidak mampu memproduksi insulin sendiri sehingga butuh injeksi insulin dari luar seumur hidupnya. Berbeda dengan DM tipe 2 dimana tubuh penderita masih memproduksi sejumlah insulin sehingga pengobatannya bisa lebih bervariasi yaitu kombinasi injeksi insulin dan obat oral untuk memperbaiki fungsi pankreasnya.

Mama saya adalah seorang penderita DM tipe 2. Seperti kebanyakan penderita DM lainnya, jaringan kulit terutama di kaki sering mengalami luka yang lama keringnya tanpa merasakan sakit (hal ini dikarenakan penderita DM biasanya memiliki respon syaraf yang rendah), penebalan jaringan kulit (kapalan) dan juga penebalan kuku (kadang juga dikombinasikan dengan masalah jamur kuku sehingga kuku terlihat hitam). Selain itu kulit kaki juga lebih menghitam dan kering.

Sebelum berobat ke dokter, mama saya sempat beberapa kali melakukan pengobatan alternatif untuk masalah luka di kaki, tapi sayangnya responnya kurang bagus di kaki mama saya alias tidak tampak hasilnya. Merawat kaki sendiri di rumah juga susah terutama dalam hal memotong kuku yang tebal. Percayalah bahwa pemotong kuku / nail clipper rumahan tidak akan banyak membantu. Alhasil kaki mama saya sangat jelek sekali dilihat.

Saat konsultasi ke dokter internist yang praktek RS Siloam Lippo Village di daerah Karawaci, Tangerang, selain terapi insulin dan beberapa obat oral lainnya untuk mengatasi gula darah Mama saya yang tinggi, dokter menyarankan Mama saya untuk sekalian melakukan perawatan kaki / foot care yang dikhususkan untuk penderita diabetes di RS tersebut. Dokter memberikan surat rujukan foot care dan menyarankan kami untuk melakukan appointment sebelumnya.

Appointment foot care dilakukan via telepon. Pasien foot care dibatasi hanya 1 orang setiap harinya dan hanya pk. 13:00 – 14:00 WIB dikarenakan ruangan yang dipakai untuk foot care lebih diutamakan untuk klinik luka / wound clinic. Klinik luka ini juga mayoritas dikunjungi oleh penderita diabetes. Disarankan melakukan appointment foot care 2 hari sebelumnya. Saya menelepon RS Siloam Lippo Village untuk melakukan appointment foot care untuk Mama saya dan dapat slot kosong di tanggal 5 Juli 2017.

5 Juli 2017

Saya datang membawa Mama saya ke RS Siloam Lippo Village pk. 12:30 siang. Sebelumnya saya dan Mama sudah makan siang terlebih dahulu. Saya mengurus registrasi di counter registrasi lantai 2 (lantai yang sama dengan lobby masuk). Setelah mendapatkan stiker pasien, saya memberikan stiker tersebut ke suster yang ada di klinik luka / wound clinic. Klinik luka terletak di lantai 2 juga tepatnya di ujung lorong G, dekat toilet. Suster mengatakan bahwa Mama saya akan sedikit telat masuk karena masih ada pasien yang harus ditangani terlebih dahulu.

Mama saya masuk ke dalam ruangan sekitar pk 13:30 siang. Sebelum memulai rangkaian foot care, suster menunjukkan ke kami bahwa peralatan yang akan digunakan sudah dalam keadaan steril. Sebenarnya foot care ini mirip seperti pedicure di salon hanya saja dilakukan oleh tenaga ahli (suster berpengalaman), menggunakan peralatan medis yang steril dan tentunya menggunakan produk obat-obatan yang jelas berkualitas dan diakui oleh medis. Berikut adalah tahapan perawatan foot care-nya:

  1. Pasien diminta berbaring dan meletakkan kakinya ke dalam baskom yang berisi air yang dicampur sabun khusus (merk Gehwol). Fungsi sabun khusus ini adalah untuk melunakkan kulit kaki dan kutikula kuku yang mengeras. Proses perendaman ini berlangsung 5 menit-an.

    IMG_20170530_133025[1]
    Kaki direndam dengan sabun khusus

    IMG_20170530_134034[1]
    Produk yang dipakai untuk merendam kaki
  2. Kaki pasien diolesi lotion (merk Gehwol juga).
  3. Suster memeriksa keseluruhan kaki pasien apakah ada luka atau tidak. Kebetulan Mama saya waktu itu ada luka kecil 2 buah tapi tidak terlihat dari luar karena tertutup oleh kapalan kakinya.
  4. Kuku pasien digunting dengan menggunakan tang khusus. Nail clipper atau pemotong kuku biasa sudah tidak mempan karena kukunya terlalu tebal.

    IMG_20170530_134346[1]
    Kuku digunting dengan tang
  5. Kapalan kaki digunting dengan alat khusus. Setelah kapalan kaki ini dibuka barulah terlihat jelas luka di kaki Mama saya. Kata suster kalau kapalannya tidak dibuka seperti itu maka luka-nya tidak akan kering. Suster membersihkan darah di luka kaki dan kemudian membalutnya dengan plester luka khusus yang mengandung obat yang bisa membantu mempercepat proses pengeringan lukanya.

    IMG_20170530_135547[1]
    Membersihkan kapalan di atas luka
  6. Kuku kaki pasien yang menebal akan di-gerinda dengan mata batu dan mesin khusus. Kikir biasa yang dipakai di salon tidak akan mempan mengadapi kuku kaki yang menebal dan hitam seperti itu.

    IMG_20170530_134906[1]
    Gerinda kuku
  7. Kaki pasien dibersihkan kembali.
  8. Kaki pasien diolesi dengan lotion pelembab Gehwol supaya kulitnya tidak kering. Menurut suster kaki pasien diabetes harus sering dioles lotion pelembab karena kalau kulit kering akan cenderung lebih cepat luka.

Setelah kurang lebih 1 jam didalam ruangan akhirnya perawatan kaki Mama saya selesai. Disarankan untuk melakukan perawatan foot care ini minimal 1 bulan sekali untuk menjaga kaki pasien tetap bersih dan sehat. Sekaligus untuk memeriksa apakah ada luka baru yang muncul. Selain itu suster juga menyarankan supaya Mama saya memakai sendal dari bahan yang nyaman (seperti sendal kamar hotel) untuk sehari-hari di dalam rumah dan menggunakan sendal straps (seperti sendal gunung) kalau mau keluar rumah. Tujuannya supaya jari-jari kakinya tidak terhimpit dan tergesek yang cenderung akan bikin luka.

Setelah itu saya membawa map dari suster untuk diserahkan ke kasir saat pembayaran. Harga dari foot care ini adalah 242 ribu Rupiah, belum termasuk penggunaan plester atau obat buat luka. Dikarenakan luka kaki Mama saya berukuran kecil saja maka biaya plester luka hanya dibebankan 4.200 Rupiah saja.

Biaya untuk foot care dan perawatan luka / wound care jelas berbeda. Untuk foot care berlaku harga yang flat yaitu 242 ribu Rupiah untuk tindakannya (diluar plester dan obat), sedangkan untuk perawatan luka biayanya adalah tergantung luas bidang lukanya. Range harga perawatan luka adalah 160 – 340 ribu Rupiah, belum termasuk plester dan obat. Keduanya membutuhkan appointment terlebih dahulu jauh-jauh hari. Untuk kondisi luka yang urgent bisa masuk lewat jalur UGD supaya lebih cepat penanganannya

Saya sangat merekomendasikan foot care di RS Siloam Lippo Village ini untuk orang-orang yang bermasalah dengan kondisi kakinya akibat diabetes. Dalam 2 kali perawatan saja kondisi kaki Mama saya sudah jauh lebih baik, bersih dan rapi. Untuk hasil yang lebih maksimal maka sebaiknya perawatan kaki ini tetap kontinyu sampai kondisi kaki benar-benar baik.

Contact for appointment:

Wound Clinic
RS Siloam Lippo Village
Telp: 021-5460052 ext 2124
Karawaci, Tangerang

 

Travel Journal

Japan Travel Essentials

Persiapan yang matang tentunya akan membuat perjalanan liburan kalian akan lebih menyenangkan dan lebih mudah. Sebenarnya harga barang-barang ini di Indonesia sih tidak seberapa tapi lain halnya kalau terpaksa beli di Jepang, harganya bisa berkali lipat harga beli di Indonesia. So, daripada budget liburannya jadi terpakai untuk membeli barang-barang ini mending prepare dulu sebelum berangkat.

  1. Universal Adapter
    Sekedar informasi, colokan listrik di Jepang itu berbeda lho bentuknya dengan di Indonesia. Kalau Indonesia menggunakan colokan listrik 2 batang bundar maka di Jepang menggunakan colokan 2 batang pipih tipis. Oleh karena itu bawalah universal adaptor supaya kalian tetap bisa men-charge gadget kesayangan kalian. Saya membeli universal adapter yang memiliki 1 colokan output dan 2 USB port jadi bisa dipakai untuk charge lebih dari 2 gadget sekaligus. Lebih ekonomis dibandingkan harus membeli 2 universal adapter untuk saya dan suami masing-masing *emak-emak medit*. Saya beli universal adapter merk Krisbow di toko Ace Hardware saat lagi ada diskon dengan harga 99 ribu Rupiah.

    IMG_20170408_193325
    Universal Adapter Krisbow yang saya beli di Ace Hardware
  2. Kamera
    Kamera digunakan untuk mengabadikan foto-foto perjalanan tentunya. Supaya ada kenangan tersendiri. Saya dan suami bukan tipe orang yang suka ribet dengan membawa DSLR saat travelling jadi kami hanya mengandalkan kamera HP saja, hehe.
  3. Smartphone
    Tidak usah di Jepang, di negara sendiri saja kalau lagi jalan tapi kelupaan bawa handphone rasanya gimanaaa gitu.. pasti berasa ada yang kurang kan?! Bagi saya penggunaan smartphone saat di luar negeri lebih dibutuhkan untuk navigasi (mengecek jadwal dan rute transportasi umum) dan browsing. Tak jarang juga smartphone dipakai untuk mengakses Google Translate, hehe. Kalau untuk akses komunikasi dan social media sih tidak terlalu banyak. Saya dan suami lebih memilih menikmati suasana liburan daripada sibuk sendiri-sendiri dengan social media. Kami juga tidak membeli sim card lokal demi alasan penghematan dan menggunakan fasilitas chatting atau voice call dari Whatsapp dan LINE saja.
  4. Mobile Wi-Fi
    Percayalah bahwa smartphone secanggih apapun akan tidak berguna kalau tidak ada jaringan internet. Untuk itu Mobile Wi-Fi ini sangat penting sekali. Selama di Osaka saya dapat pinjaman Mobile Wi-Fi dari teman saya sedangkan selama di Tokyo saya dapat fasilitas Mobile Wi-Fi dari apartemen yang kami sewa. Jadi selama liburan di Jepang kemarin saya dan suami tidak keluar biaya lagi untuk menyewa Mobile Wi-Fi.

  5. Power Bank
    Selama travel di Jepang dengan itinerary yang padat, saya sangat jarang menemukan colokan listrik yang bisa diakses gratisan kecuali di gerbong shinkansen. Dengan pemakaian kamera dan akses internet yang intens di smartphone, tidak jarang saat siang / sore hari baterai smartphone-nya sudah mulai drop. Untuk itulah power bank ini sangat dibutuhkan. Paling tidak kita bisa menjaga smartphone kita tetap ON sampai kita pulang ke hotel / tempat tinggal kita.
  6. Laptop
    Fungsi laptop disini adalah untuk transfer file foto-foto dari smartphone supaya smartphone kita memory-nya tidak terlalu penuh. Memory kalau kepenuhan akan membuat smartphone lambat dan lebih boros baterai. Selain itu fungsi laptop ini adalah untuk akses kerjaan kantor, antisipasi kalau bos tiba-tiba minta data sesuatu, hahaha.
  7. Alas kaki yang nyaman
    Hindari memakai alas kaki yang ribet dan tidak nyaman. Di Jepang kita akan banyak sekali berjalan kaki setiap harinya. Kalau ditotal-total mungkin dalam sehari kita bisa berjalan lebih dari 5 km. Tidak ada istilah naik taxi dan mobil cantik seperti di Indonesia kecuali kalian dari kalangan sangat kaya. Yup, taxi di Jepang super mahal lah pokoknya. Disarankan pakai alas kaki yang kuat dan nyaman. Hindari memakai sendal jepit, selain takut jebol juga menghindari kaki kita kedinginan.
  8. Pakaian yang sesuai dengan musim
    Jepang adalah negara dengan 4 musim jadi tentu saja kita harus berpakaian semestinya sesuai dengan musimnya. Jangan sampai salah kostum dan akhirnya membuat diri sendiri tidak nyaman. Berikut adalah panduan berpakaian di masing-masing musim:

    PhotoGrid_1491620934215[1]
    Saat saya datang ke Jepang Mid April 2017 (musim semi), suhu udara masih sering dibawah 20 derajat Celcius, oleh karena itu saya menggunakan pakaian yang berlapis-lapis. Apalagi saat saya mengunjungi Tateyama Kurobe Alpine Route dimana suhu udaranya mencapai 2 derajat Celcius dan bersalju, kostum-nya tentu lebih berlapis-lapis lagi.
    Saya membeli down jacket di Indonesia. Waktu itu outlet Zara di Kota Kasablanka lagi ada sale. Saya dapat down jacket dengan harga 599 ribu Rupiah saja, hehe. Kalau malas bawa dari Indonesia dan mau beli di negara tujuan saja juga bisa tapi kalau itinerary kalian sudah padat apakah masih ada waktu untuk shopping aneka aksesoris begitu? Saran saya sih siapkan saja dari Indonesia.

  9. Vacuum Bags beserta pompa-nya
    Kalau kalian pergi saat musim dingin dan musim semi sudah bisa dipastikan kalian akan membawa banyak properti pakaian musim dingin. Seperti diketahui, pakaian musim dingin, terutama down jacket, sangat menyita space koper. Oleh karena itu sangat penting untuk mengemas pakaian tersebut ke dalam plastik vakum (vacuum bags) supaya susunan koper bisa lebih compact. Plastik vakum ini juga berguna lho untuk mengemas belanjaan oleh-oleh, hahaha.
  10. Skin Care
    Terbiasa tinggal di negara tropis, pastinya kulit kita akan shock saat menghadapi cuaca yang dingin sepanjang hari. Kelembaban udara di Jepang saat musim dingin dan musim semi lebih rendah daripada di negara kita. Kelembaban yang rendah ini akan membuat kulit kita cenderung kering dan bahkan saking keringnya bisa membuat kulit kita lecet. Penting sekali untuk rajin menggunakan skin care yang sesuai. Pilih rangkaian skin care yang memang diperuntukkan untuk negara 4 musim. Biasanya komposisi skin care tersebut sudah disesuaikan untuk kondisi ekstrim seperti itu. Menurut saya skin care lokal Indonesia masih kurang lembab kalau dipakai disana. Jangan lupa juga membawa lip balm dan sunblock.

  11. Payung
    Payung sangat berguna saat matahari sedang terik atau saat hujan. Saya dan suami terbantu sekali dengan adanya payung saat bermain ke theme park outdoor. Payung harus dimasukkan ke dalam koper supaya tidak disita pihak bandara.

Travel Essentials ini berlaku juga untuk tujuan lain di luar negeri. Kalau hanya berlibur di dalam negeri biasanya bawaan saya lebih santai karena kalau kurang sesuatu masih bisa dibeli disini. Kalau di luar negeri kan apa-apa lebih mahal, belum lagi ribet harus cari money changer kalau kekurangan uang. Maklum lah otak emak-emak memang lebih perhitungan, hahaha.

Saya waktu liburan ke Jepang kemarin sengaja tidak bawa hair dryer dan rice cooker karena sudah disiapkan dari pihak apartemen yang kami sewa. Saya sempat baca juga kalau voltase listrik di Jepang itu berbeda dengan di Indonesia. Standar Indonesia 220 Volt sedangkan Jepang 110 Volt. Jadi kalau mau bawa barang elektronik harus dipastikan dulu apakah barang tersebut dual voltage atau tidak. Kalau voltase-nya tidak cocok bisa rusak / terbakar barang elektroniknya.

Maaf kalau masih bahas tentang Jepang terus ya… belum bisa move on dari liburan Jepang kemarin, hehe.

 

 

Travel Journal

Menghemat Biaya Transportasi Selama Liburan Jepang

Setelah sekian lama vakum (karena sibuk dengan Liz Kitchen, libur Lebaran dan banyak acara keluarga) akhirnya saya bisa kembali menulis blog, hehe. Sesuai janji saya sebelumnya, saya akan bahas mengenai cara menghemat biaya transportasi selama liburan di Jepang. Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan biaya transportasi termahal di dunia, dilansir dari Business Insider 2017, kota Tokyo menempati urutan ke-5 sebagai kota dengan biaya transportasi termahal dari 10 kota di dunia.

Untuk menarik banyak wisatawan berkunjung ke Jepang, pemerintah Jepang menyediakan berbagai kemudahan dan penawaran yang cukup menguntungkan dalam hal transportasi bagi para turis. Tentunya kita sebagai turis harus lebih jeli mempelajari berbagai fasilitas ini supaya mendapatkan best deal dalam menggunakan sarana transportasi di Jepang.

Berikut adalah berberapa fasilitas pass yang bisa kita gunakan untuk menghemat biaya transportasi selama berlibur di Jepang:

  1. Japan Rail Passes (Nationwide)
    Pass kereta ini dikeluarkan oleh perusahaan transportasi JR dan hanya berlaku untuk kereta JR saja. Pass kereta ini sudah termasuk penggunaan unlimited kereta lokal, shinkansen (bullet train), ferry dan bus dengan harga 29.110 Yen (7 hari), 46.390 Yen (14 hari) dan 59.350 Yen (21 hari). JR Pass ini akan sangat menguntungkan bagi kalian yang berencana mengunjungi berbagai daerah di Jepang (lebih dari 4 kota dan dengan jarak yang jauh). JR Pass ini bisa dibeli di travel agent di masing-masing negara asal turis sebelum berangkat ke Jepang.
  2. Regional Rail Passes
    Kalau JR Pass Nationwide berlaku diseluruh daerah di Jepang maka regional pass ini hanya berlaku di daerah tertentu. Penggunaannya lebih terbatas. Regional pass akan menguntungkan kalau kalian berniat menghabiskan waktu lama untuk explore satu daerah saja. Berikut beberapa regional passes yang ada:

    a. JR Tokyo Wide Pass
    Pass ini berlaku untuk penggunaan unlimited kereta JR (termasuk shinkansen) di wilayah Kanto sekitar Tokyo dengan masa berlaku 3 hari. Harga pass adalah 10.000 Yen. Info lebih lanjut tentang penggunaan pass ini silakan cek http://www.japan-guide.com/e/e2361_06.html

    b. Hakone Free Pass
    Pass ini berlaku untuk daerah Hakone. Selain penggunaan kereta, bus, kapal, cable car dan ropeway unlimited, pass ini juga bisa dijadikan kartu untuk mendapatkan diskon di berbagai tempat wisata di Hakone. Harga pass adalah 4.000 Yen (2 hari) dan 4.500 Yen (3 hari). Info lebih lanjut tentang penggunaan pass ini silakan cek http://www.japan-guide.com/e/e2358_008.html

    c. Tobu Nikko Free Pass
    Pass ini termasuk biaya transportasi bolak-balik dari Tokyo ke Nikko dan unlimited travel di daerah Nikko dengan menggunakan kereta dan bus. Jenis dan harga pass bervariasi tergantung dari daerah di Nikko mana yang hendak dikunjungi. Harga bervariasi mulai dari 2.670 Yen sampai 8.010 Yen. Info lebih lanjut tentang penggunaan pass ini silakan cek http://www.japan-guide.com/e/e2358_002.html

    d. Icoca & Haruka
    Pass ini diperuntukkan bagi turis yang datang ke Jepang melalui airport Kansai. Paket Icoca & Haruka memberikan diskon untuk perjalanan dari airport Kansai dengan kereta JR Haruka ke daerah Osaka, Kyoto, Kobe dan Nara menggunakan Icoca Prepaid Card. Pembelian kartu Icoca baru dikenakan biaya 2.000 Yen. Harga tersebut terdiri dari saldo 1.500 Yen yang bisa langsung kita gunakan dan 500 Yen sebagai deposit (refundable). Info lebih lanjut tentang penggunaan pass ini silakan cek http://www.japan-guide.com/e/e2359_icoca_haruka.html

    e. Koyasan World Heritage Ticket
    Pass ini sudah termasuk biaya bolak-balik antara Koyasan dan Osaka menggunakan kereta Nankai, penggunaan unlimited bus di daerah Koyasan dan diskon tiket masuk di beberapa tempat wisata di daerah Koyasan. Tiket berlaku untuk 2 hari dengan harga bervariasi antara 2.860 – 3.400 Yen. Info lebih lanjut tentang penggunaan pass ini silakan cek http://www.japan-guide.com/e/e2358_012.html

    Selain dari pass yang disebutkan diatas, ada juga beberapa pass lainnya yang bisa dilihat di link berikut http://www.japan-guide.com/e/e2357.html

     

  3. Seishun 18 Kippu
    Tiket ini berlaku seasonal (hanya 3 kali dalam setahun selama musim liburan sekolah). Tiket ini menawarkan penggunaan kereta local dan rapid JR (tidak termasuk shinkansen) selama 5 hari unlimited. Harga 11.850 Yen. Info lebih lanjut bisa cek http://www.japan-guide.com/e/e2362.html
  4. Japan Bus Pass
    Dengan pass ini kita bisa menggunakan bus Willer Express selama 3, 5 atau 7 hari dalam kurun waktu 2 bulan (penggunaannya tidak perlu di hari berturut-turut). Harga bervariasi antara 10.000 – 15.000 Yen. Info lebih lanjut tentang pass ini cek langsung http://www.japan-guide.com/e/e2369.html 
  5. Highway Bus Pass
    Highway bus adalah salah satu opsi transportasi ekonomis untuk jarak tempuh medium dan jauh. Penjelasan mengenai highway bus bisa dilihat di http://www.japan-guide.com/e/e2366.html. Ada beberapa pass yang berlaku untuk highway bus antara lain:

    a. Tohoku Highway Bus Ticket
    Dengan pass ini kita bisa menggunakan lebih dari 50 highway bus dan local bus di area Tohoku secara unlimited. Harga 10.000 Yen (4 hari) dan 13.000 (7 hari). Info lebih lanjut bisa cek ke website berikut https://japanbusonline.com/CourseDetail/index/10402880001?afcd=MDI=

    b. Shoryudo Highway Bus Ticket
    Dengan pass ini kita bisa menggunakan beberapa highway bus dan local bus di area Chubu, sekitar Nagoya, Takayama, Shirakawago, dan Kanazawa secara unlimited. Pass bisa digunakan selama 3 atau 5 hari berturut-turut. Harga 7.000 Yen (3 hari) dan 14.000 (5 hari). Info lebih lanjut bisa langsung cek ke http://www.japan-guide.com/e/e2357_shoryudo.html

    c. Sun Q Pass
    Dengan pass ini kita bisa menggunakan highway bus dan local bus di area Kyushu secara unlimited. Pass bisa digunakan selama 3 atau 4 hari berturut-turut. Harga berkisar dari 8.000 – 14.000 Yen. Info lebih lanjut bisa langsung cek ke http://www.japan-guide.com/e/e2357_014.html

  6. Domestic Flight Pass
    Tidak mau kalah dengan sarana transportasi lainnya, airline di Jepang seperti JAL dan ANA yang melayani penerbangan domestik juga mengawarkan pass untuk turis. Harga flat 10.000 Yen (belum termasuk pajak bandara) per orang per penerbangan untuk semua rute penerbangan domestik di Jepang. Harga ini akan menguntungkan sekali kalau kita berencana untuk mengunjungi Hokkaido, Kyushu dan Okinawa dari Tokyo. Sangat menghemat waktu perjalanan juga. Info lebih lanjut bisa cek ke http://www.japan-guide.com/e/e2364.html 
  7. Subway Pass
    Saya sengaja menaruh bahasan tentang subway ini dibagian terakhir karena subway tidak selalu tersedia di semua daerah di Jepang. Subway hanya ada di kota-kota besar di Jepang seperti Tokyo, Kyoto, Osaka, Nagoya, Yokohama, Sapporo, Sendai, Fukuoka dan Kobe. Subway adalah sarana transportasi massal yang terletak dibawah tanah. Subway juga mengeluarkan pass yang tentunya membuat biaya transportasi jadi lebih murah. Bahkan ada pass yang menggabungkan penggunaan kereta dan subway. Pembahasan lebih lanjut untuk subway pass di masing-masing kota tersebut bisa dilihat di http://www.japanvisitor.com/japan-travel/japan-transport/japan-subway

Note:
Sebagai turis yang diberikan berbagai fasilitas pass seperti diatas, kita tetap harus jeli dan pandai berhitung. Semua kembali lagi ke itinerary yang telah dibuat. Kalau dalam 1 hari kita hanya akan berkunjung ke 2 atau 3 tempat, belum tentu menggunakan one day pass akan jadi lebih murah. Transportation pass baru akan terasa menguntungkan kalau kita berencana travel jarak jauh atau ke banyak tempat dalam 1 hari.

Oh iya, kalau ada yang tanya, apakah saya kemarin sudah memanfaatkan fasilitas pass itu semua? Jawabannya, tentu saja tidak! Saya kan belum explore Jepang semua. Baru sempat icip-icip beberapa daerah saja yang cerita perjalanannya sudah saya share sebelumnya, hehe. Tulisan ini saya buat dengan merangkum informasi dari berbagai sumber yang saya sertakan juga link-nya. Semoga tulisan ini cukup membantu teman-teman yang hendak berlibur ke Jepang ya!