Cooking

Ikan Kembung Balado

Bulan lalu saya dan suami melakukan Medical Check Up (MCU) di RS Siloam Karawaci atas inisiatif sendiri. Kami berdua sadar diri kalau kami sudah tidak muda lagi dan harus lebih concern dengan masalah kesehatan. Saya tentunya tidak akan bahas hasilnya disini. Hanya saja dari hasil MCU saya kemarin, angka kolesterol HDL (High Density Lipoprotein / kolesterol baik) saya kurang tinggi, hanya berada di posisi ambang batas. HDL tersebut bisa diperoleh dengan asupan makanan yang mengandung omega 3 dan 6. Menurut dokter, salah satu sumber omega 3 dan 6 adalah ikan laut. Semakin dalam lautnya maka semakin tinggi kandungan omega 3 dan 6 di tubuh ikannya. Dokter menyaran saya untuk lebih rajin mengkonsumsi ikan laut dalam, seperti Salmon, Tuna, dll. Cara praktisnya lainnya untuk mendapatkan omega 3 dan 6 adalah dengan konsumsi suplemen yang dijual bebas di pasaran. Saya pribadi tentu saja lebih memilih sumber alami yaitu dengan mengkonsumsi ikan.

Harga ikan laut dalam seperti Salmon dan Tuna tidaklah murah. Kalau konsumsi sekali-sekali, misal seminggu sekali, saya sih tidak masalah. Tapi kalau dijadikan konsumsi harian sih bisa menguras kantong. Hahaha. Oleh karena itu, saya lebih bertoleransi soal masalah ikan ini. Intinya ikan laut saja, bukan ikan air tawar atau ternakan empang. Nah, salah satu ikan laut yang terjangkau harganya dan hampir selalu ada di pasar adalah ikan Kembung. Kemarin saya beli ikan Kembung di pasar. Setengah Kilogram dapat sekitar 5 ekor ikan Kembung ukuran sedang dengan harga Rp. 22.000 saja. Menurut Wikipedia, ikan kembung ini masih saudaraan dengan ikan Tuna, Tenggiri, Tongkol. Makerel, dll.

Olahan masakan ikan Kembung yang paling sering saya buat adalah ikan Kembung goreng yang dimakan bersama nasi hangat dan sambal kecap asing bawang. Tapi kalau menunya itu terus kan bosan juga lama-lama. Resep ikan Kembung balado ini bisa menjadi salah satu alternatif olahan ikan Kembung di rumah. Rasanya enak, gurih dan pedas sesuai selera lidah orang Indonesia. Resep ini saya peroleh dari Cookpad “Rosyidah Syarifudin Shiddiq”

PhotoGrid_1502180302696
Ikan Kembung Balado

Bahan:

  • 4 ekor ikan Kembung ukuran sedang
  • 1 sdm air perasan jeruk nipis
  • garam, merica, gula dan bumbu penyedap secukupnya
  • 50 ml air putih

Bumbu Halus:

  • 4 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 3 buah cabe merah (saya pakai 5 buah cabe keriting)
  • 5 buah cabe rawit (selera pedas bisa disesuaikan sendiri)

Bahan Pelengkap:

  • 3 lembar daun jeruk, gunting pisahkan batang daunnya
  • 1 lembar daun salam
  • 1 ruas jari lengkuas

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih ikan. Lumuri badan ikan dengan air perasan jeruk nipis dan garam. Diamkan selama 30 menit. Sisihkan. Tidak usah dibilas lagi dengan air.
  2. Panaskan minyak dalam wajan penggorengan. Pastikan minyak cukup banyak supaya bisa merendam badan ikan. Masukkan ikan ke dalam minyak panas. Goreng ikan sampai matang dan kering. Angkat dan sisihkan.
  3. Di tempat lain, tumis bumbu halus dan bahan pelengkap sampai matang dan harum. Masukkan air putih. Tambahkan garam, gula, merica dan bumbu penyedap secukupnya. Masak sampai bumbu mengental.
  4. Masukkan ikan yang sudah digoreng. Aduk rata sebentar saja. Bolak-balik badan ikan sampai badan ikan terlumuri bumbu secara merata. Matikan api. Angkat dan siap disajikan.
Cooking

Grilled Dory Fish

Kebetulan saat groceries shopping di supermarket lagi ada sale fillet ikan Dory. Saya pun tergoda untuk membelinya. Kalau biasanya fillet ikan dory diolah menjadi Fish and Chips atau olahan goreng lainnya maka kali ini saya mencoba mengolahnya menjadi menu grill / panggang. Alasannya tentu lebih sehat karena tidak perlu deep fried. Hanya saja tantangannya disini adalah supaya ikan Dory-nya tidak hancur saat dipanggang karena daging ikan Dory ini sangat lembut sekali teksturnya. Oleh karena itu tipsnya adalah ikannya tidak boleh terlalu sering dibolak-balik. Pastikan satu sisinya sudah matang terlebih dahulu baru kemudian dibalik ke sisi satunya.

Resep saya dapatkan dari Cookpad “farida_wi” hanya saya saya tambahkan bawang putih cincang saat marinade fillet ikannya supaya lebih harum. Penting untuk dicatat adalah kita tidak perlu menambahkan garam saat membumbui fillet ikan karena resep ini sudah menggunakan kecap asin dan margarin yang akan memberikan cita rasa asin. Kalau ditambah garam lagi bisa keasinan deh.

PhotoGrid_1501595234706
Grilled Dory Fish

Bahan:

  • 500 gram fillet ikan Dory
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • Sedikit lada hitam
  • 1 sdm margarin
  • Biji wijen & parsley untuk pelengkap (saya tidak pakai)

Bumbu Olesan:

  • 2 sdm kecap manis
  • 2 sdm kecap asin
  • 2 sdm olive oil
  • 1/2 sdt ketumbar bubuk
  • Sedikit lada hitam

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih fillet ikan. Lumuri dengan air jeruk nipis, bawang putih cincang dan sedikit lada hitam. Diamkan 30 menit. Sisihkan bawang putih cincang dari badan ikan (tidak perlu dibilas air lagi)
  2. Siapkan bumbu olesan: campur semua bahan dalam satu mangkuk dan aduk rata.
  3. Siapkan wajan anti lengket dan olesi margarin. Taruh potongan fillet ikan diatas wajan. Olesi dengan bumbu olesan (2-3 kali oles). Panggang dengan api kecil hingga matang. Balik fillet ke sisi lainnya. Olesi dengan bumbu olesan (2-3 kali oles) dan panggang sampai matang. Angkat. Taburi dengan biji wijen dan parsley.
Cooking

Fried Chicken With BBQ Sauce

Akhir-akhir ini saya lagi keranjingan memasak menu yang praktis tapi tetap enak rasanya. Kali ini pilihan jatuh ke menu western food yang praktis dan minim bumbu. Beda sekali dengan menu masakan Indonesia yang persiapan bumbunya pakai lama dan ribet, hehe. Sebenarnya saya dan suami sih lidahnya lebih suka masakan Indonesia tapi sesekali boleh lah explore resep baru biar tidak bosan.

Resep ini saya dapatkan dari Cookpad “Calsy” dan sudah saya modifikasi dengan menambahkan bawang putih supaya lebih harum dan bercita rasa. Bagi saya suatu masakan itu wajib ada bawang putihnya supaya lebih lezat, haha.

PhotoGrid_1501595084527
Fried Chicken With BBQ Sauce

Bahan:

  • 200 gram dada ayam fillet
  • 2 siung bawang putih, cincang halus (tambahan dari saya)
  • 1 batang daun bawang, iris
  • 1 bungkus (75 gram) tepung bumbu crispy (saya pakai tepung bumbu special Kobe dengan rasa bawang)
  • Garam dan merica secukupnya

Bahan Saus:

  • 2,5 sdm saus BBQ / barbecue (saya pakai Kraft Barbecue Original)
  • 1,5 sdm saus sambal
  • 1 sdm madu (tambahan dari saya)
  • Sedikit merica (saya pakai black pepper)

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih dada ayam. Potong-potong sesuai selera. Lumuri ayam dengan bawang putih cincang, garam dan merica. Diamkan selama 30 menit. Sisihkan bawang putih cincang dari badan ayam (tidak perlu dibilas dengan air lagi).
  2. Lumuri daging ayam dengan tepung bumbu sampai badan ayam tertutup tepung secara merata.
  3. Goreng ayam dengan minyak panas sampai berwarna kecoklatan.
  4. Siapkan wajan. Masukkan bahan saus, aduk rata. Masukkan ayam yang sudah digoreng. Aduk dengan api kecil hingga merata. Tambahkan daun bawang. Angkat dan siap disajikan.

Walaupun hanya dengan bumbu simple seperti diatas. rasa ayam ini enak lho. Mirip dengan fried chicken BBQ merk Richeese. Hanya saja kalau bikin sendiri pasti lebih sehat karena di resep ini hanya pakai fillet dada ayam tanpa kulit. Selain itu juga lebih ekonomis dong! Selamat mencoba ya teman-teman.

Cooking

Salmon Honey Teriyaki Glaze

Halo! Kali ini saya menyempatkan diri untuk posting resep masakan yang sebenarnya sudah lama mau di-post tapi selalu ujung-ujungnya jadi malas dan akhirnya foto-nya hanya tersimpan di memory handphone saja, hahaha. Posting resep di blog itu maksudnya bukan untuk pamer lho ya.. tapi di era digital ini rasanya sudah tidak praktis lagi untuk menyimpan resep di suatu buku dengan tulisan tangan. Tidak terbayang betapa merepotkannya kalau hendak mencari suatu resep di buku tersebut. Belum pula kalau kita lagi keluar rumah dan tiba-tiba ditanya resep oleh kerabat kita. Daripada ribet bawa buku resep kemana-mana, mending kita lihat saja arsip blog kita dari smartphone.

Anyway, back to the topic. Saya kali ini akan menampilkan resep olahan salmon favorit saya dan suami (saat ini). Bumbunya sangat simple dan rasanya lezat! Resep saya dapatkan dari Cookpad milik “yNy Kitchen” yang sudah saya modifikasi sedikit.

PhotoGrid_1500902381552
Salmon Honey Teriyaki Glaze

Bahan:

  • 2 buah (250 gram) salmon fillet, potong-potong sesuai selera (maksudnya sih supaya matangnya lebih merata daripada memasak dengan potongan besar sekaligus).
  • 2 siung bawang putih, cincang halus. Ini tambahan dari saya supaya aroma salmonnya jadi lebih harum.
  • 2 sdm campuran perasan jeruk lemon dan madu (cara membuat: air perasan 1/2 buah lemon dicampur dengan 1 sdm madu). Ini tambahan dari saya supaya salmonnya jadi lebih gurih.
  • 2 sdm olive oil untuk menumis.
  • Garam dan merica secukupnya.
  • Biji wijen dan irisan daun bawang untuk pelengkap (saya tidak pakai).

Bahan Saus:

  • 2 sdm madu
  • 2 sdm kecap asin
  • 2 sdm air / sake (saya hanya pakai air)

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih salmon fillet. Lumuri dengan campuran air lemon dan madu, garam, merica dan bawang putih merata di badan ikan. Diamkan 30 menit. Bersihkan badan ikan dari bawang putih cincang (tidak perlu dibilas dengan air lagi).
  2. Panaskan olive oil di wajan anti lengket. Masukkan salmon fillet dan tumis sampai matang secara merata dengan api kecil. Sisihkan. (Karena mengandung madu maka badan ikan akan lebih cepat gosong jadi apinya tidak boleh besar ya).
  3. Masih menggunakan sisa minyak tumisan salmon fillet di wajan anti lengket (Kalau sekiranya sisa minyaknya kebanyakan, sebagian dibuang dulu, sisakan sedikit saja sekitar 1 sdm). Masukkan semua bahan saus. Aduk rata dan masak sampai mendidih dan mengental. Masukkan salmon fillet yang sudah matang. Aduk rata sampai salmon fillet terlumuri saus semua. Matikan api dan siap disajikan.

Note:

  • Sebaiknya perasan lemon tidak diganti dengan jeruk nipis karena akan mempengaruhi rasa. Jeruk nipis akan memberikan rasa lebih asam.
  • Sisa air perasan lemon yang sudah dicampur madu daripada dibuang bisa kita minum langsung (campuran tersebut adalah Honey Lemon Shot yang terkenal baik untuk kesehatan)

 

Cooking · Liz Kitchen

Ayam Goreng Kampung Gurih

PhotoGrid_1489755327363[1]
Ayam Goreng Kampung Gurih

Saya selalu suka explore menu baru seputaran ayam goreng biar ga bosan. Selain itu juga buat nambah ilmu baru. Resep kali ini saya ambil dari blog Diah Didi. Konon Mba Diah membuat resep ini terinspirasi oleh Ayam Goreng Pak Supar di Semarang. Jangan tanya saya bagaimana rasanya ya karena saya aja belum pernah berkunjung ke Semarang nih, hehe. Tapi setelah saya compare resep ini dengan resep Mba Diah sebelumnya: Ayam Goreng Kunyit, ternyata bumbunya mirip-mirip aja. Perbedaannya hanya di takaran kunyit dan juga menu ini wajib menggunakan ayam kampung (Ya iya lah secara judulnya aja Ayam Goreng Kampung Gurih kan? Hahaha). Selain itu, menurut Mba Diah, teknik menggoreng ayam ini juga agak berbeda, yaitu cuma celap-celup sebentar saja ke minyak panas sehingga tekstur ayamnya tidak kering. Untuk menambahkan rasa yang lebih tajam, saya menambahkan 1 batang serai atas inisiatif sendiri ūüėČ Berikut resepnya ya:

Bahan:

  • 1 ekor ayam kampung ukuran sedang, bersihkan, potong 8 bagian
  • 1000 ml air, bisa juga dicampur air kelapa dengan perbandingan 50:50 (saya hanya pakai 600 ml saja karena ayamnya mudah empuk)
  • 3 lembar daun salam
  • 4 cm lengkuas, memarkan
  • 1 batang serai (tambahan dari saya)
  • 1 sdt garam atau sesuai selera
  • 1 sdt kaldu ayam
  • 1/2 sdm gula merah, iris-iris
  • Bumbu Halus:
    – 6 siung bawang merah
    – 4 siung bawang putih
    – 4 butir kemiri
    – 1 sdt biji ketumbar
    – 3 cm kunyit
    – 1 cm jahe

Cara Membuat:

  1. Campur semua bahan di panci, aduk rata. Ungkep dengan api kecil sampai ayam empuk. Koreksi rasa bila dirasa perlu saat mengungkep (sebelum airnya habis). Angkat dan dinginkan.
  2. Panaskan minyak goreng. Goreng ayam sekedar celap-celup hingga kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.

Note:

  • Foto saya diatas itu pas goreng ayamnya agak kelamaan, jadi warnanya sudah tidak kuning keemasan, hehe
  • Bumbu yang tersisa bisa digunakan untuk bumbu ungkep tahu dan tempe sebelum digoreng. (emak-emak medit)

 

Cooking · Liz Kitchen

Tempe Orek (Basah)

PhotoGrid_1489755224517[1]

Tempe adalah makanan yang terbuat dari fermentasi kedelai. Tempe merupakan salah satu sumber protein nabati. Menu olahan tempe banyak sekali ditemui di Indonesia. Harganya yang murah (di Indonesia) menjadikan tempe menu makanan yang bisa dinikmati oleh semua kalangan ekonomi.

Suami saya termasuk penggemar tempe dalam bentuk olahan apapun, kalau saya masih pilih-pilih menu tempe-nya. Ga semua menu tempe saya suka. Tapi untuk menu Tempe Orek ini, kami kompak menjadikannya menu favorit kami. Kami sama-sama menyukai Tempe Orek dengan tekstur basah (bukan Kering Tempe). Resep ini sudah saya re-cook berkali-kali dan selalu menuai pujian dari anggota keluarga. Dijamin enak! Resep diambil dari blog Alley Kitchen dengan judul Tempe Tahu Orek. Saya hanya membuat versi tempenya tanpa penambahan tahu karena stok tahu saya di dapur adalah tahu cina putih yang lembut dan gampang hancur sehingga tidak cocok untuk dijadikan menu orek. Saya juga hanya bikin setengah resep dari resep asli dibawah, itupun bisa sampai 5 porsi makan, hihi. Benar-benar menu yang murah, sehat dan enak deh. Berikut resep asli yang sudah saya modifikasi ya.

Bahan:

  • 1 papan tempe, potong dadu atau memanjang, goreng setengah matang
  • 100 gram bawang merah, iris tipis
  • 50 gram bawang putih, iris tipis
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 5 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk, gunting-gunting, buang tulang daunnya (tambahan dari saya)
  • 2¬†sdm air asam jawa atau sesuai selera
  • 100 gram gula merah,¬†iris-iris
  • 3 sdm¬†kecap manis
  • 300 ml air matang (tambahan menurut versi saya)
  • 1 1/2 sdt garam atau sesuai selera
  • 1/2 sdt kaldu bubuk atau sesuai selera
  • 2 papan pete, potong melintang (saya ga pakai karena ga suka pete)
  • 50 gram cabai merah besar, potong-potong 1 cm
  • 100 gram cabai hijau besar, potong-potong 1 cm (saya ga pakai)
  • 200 gram tomat merah, potong dadu (saya cuma pakai 2 buah tomat)
  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak di wajan. Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukkan daun salam, daun jeruk dan lengkuas. Aduk rata. Tumis sampai matang.
  2. Masukkan tempe dan pete. Aduk rata.
  3. Tambahkan air matang, air asam jawa, garam, kaldu bubuk, tomat dan kecap manis. Aduk rata. Masak sampai air menyusut dan bumbu meresap ke tempe. Koreksi rasa. Tambahkan garam atau kecap manis bila perlu. Rasanya harus gurih, manis, dan sedikit asam.
  4. Masukkan cabai merah dan cabai hijau. Aduk rata. Masak sampai cabai sedikit layu. Matikan api. Siap disajikan.
Cooking · Liz Kitchen

Ayam Wijen Saus Oriental

PhotoGrid_1489385826075[1]

Kalau kalian suka dengan aroma minyak wijen dan bingung stok minyak wijen di rumah mau diolah jadi menu apa lagi maka resep satu ini patut untuk dicoba. Kebetulan di rumah saya ada stok minyak wijen yang beberapa bulan ke depan mau expired, hehe. Menu oriental seperti ini tidak membutuhkan bumbu yang ribet,  hanya memerlukan bawang putih, minyak wijen dan jahe. Cocok untuk penyuka menu masakan praktis. Yang menarik dari uji coba resep ini adalah cara membuat lapisan tepung ayam yang bergerindil. Lapisan tepung jangan terlalu tebal supaya cepat matang dan tidak bertekstur basah. Resep saya ambil dari blog Just Try and Taste (JTT).

Bahan dan bumbu perendam ayam:
– 2 sdm gula palem
– 2 sdm soy sauce/kecap asin
– 3 sdm madu, jika di skip tambahkan 2 sendok makan gula palem di resep
– 2 sdm minyak wijen
Р1 sdm air jeruk nipis atau 1/2 sdm cuka masak
– 300 ml air
– 1 sdm tepung maizena
– 300 gram fillet ayam (dada atau paha), potong memanjang 2 x 4 cm

Bahan saus oriental:
– 1 sdm minyak wijen
– 3 siung bawang putih, haluskan
– 1 ruas jari jahe, cincang halus
– 1 sdm saus tiram
– 2 sdm saus tomat botolan
– 1 sdm saus sambal botolan
– 1 sdm kecap asin/soy sauce
– 1/4 sdt merica bubuk
– 1/4 sdt garam
– 200 ml air rendaman ayam
– 200 ml air biasa

Bahan pelapis untuk menggoreng ayam:
– 2 sdm tepung terigu serba guna/protein sedang
– 5 sdm tepung maizena
– 2 sdm tepung tapioka
– 1/2 sdt baking soda/baking powder
– 1 butir putih telur, kocok lepas

Bahan lainnya:
– biji wijen putih sangrai untuk taburan
– 1 batang daun bawang rajang halus untuk taburan

Cara Membuat:

  1. Siapkan mangkuk, masukkan bumbu perendam untuk ayam. Aduk hingga rata.
  2. Tuangkan ayam ke bumbu perendam, aduk rata.
  3. Masukkan ayam ke dalam plastik, ikat rapat dan simpan di kulkas minimal 2 jam. Atau tutup permukaan mangkuk dengan plastic wrap dan simpan di kulkas.
  4. Tiriskan ayam dengan menggunakan saringan kawat. Sisihkan air rendamannya, ambil 200 ml untuk membuat saus dan sisanya untuk membasahi adonan tepung.
  5. Letakkan ayam di piring datar dan keringkan dengan tissue dapur. Sisihkan.
  6. Siapkan piring datar, masukkan semua tepung terigu, tepung maizena dan baking soda, aduk hingga rata.
  7. Tuangkan air rendaman ayam sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan garpu hingga tepung menjadi bergerindil. Jangan menuangkan sekaligus semua air rendaman. Jika adonan terlalu kering, tambahkan kembali air rendaman. Aduk tepung hingga terbentuk butiran-butiran kecil. Sisihkan.
  8. Kocok putih telur dengan garpu hingga berbusa. Masukkan sepotong ayam dengan garpu ke dalam kocokan putih telur, kemudian gulingkan ke adonan tepung. Tekan-tekan hingga tepung melekat. Letakkan di piring datar. Lakukan hingga semua ayam dan adonan habis.
  9. Goreng ayam hingga kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
  10. Saus Oriental:
    – Masukkan 1 sendok makan minyak wijen ke dalam wajan. Panaskan minyak dan masukkan bawang putih dan jahe cincang, tumis hingga harum.
    –¬†Masukkan saus tiram, saus tomat, saus sambal dan kecap asin. Tumis sambil diaduk sekitar 10 detik dan masukkan air rendaman ayam yang telah disisihkan sebelumnya.
    –¬†Masak saus dengan api kecil sambil diaduk-aduk hingga saus mengental dan warnanya menjadi coklat gelap.
    –¬†Tambahkan air dan masak hingga kental. Jika saus terlalu kental tambahkan sedikit air. Cicipi rasanya, dan angkat dari kompor. Sisihkan.
  11. Tata ayam di piring, siram dengan saus dan taburi permukaannya dengan biji wijen dan irisan daun bawang