Health, Beauty & Lifestyle

Visiting Fitness First Jakarta

Hello! Sesuai dengan janji saya di post sebelumnya, kali ini saya akan share pengalaman saya berkunjung ke Fitness First Jakarta cabang Senayan City dan Taman Anggrek. Kebetulan saya dapat free trial karena adik saya adalah member Fitness First (All Club Membership).

Dari segi club, jumlah club Fitness First tidaklah sebanyak Celebrity Fitness. Bahkan di Tangerang saja tidak ada club Fitness First. Harga membership Fitness First tidak jauh berbeda dengan Celebrity Fitness. Info dari adik saya, untuk Fitness First All Club Membership harganya sekitar 700 ribu Rupiah per bulan per orang.

Ada 2 jenis club di Fitness First, yaitu Platinum dan Reguler. Perbedaannya terletak di fasilitasnya. Pada club Platinum ada counter peminjaman pakaian olahraga. Pakaian olahraga ini berupa kaos olahraga lengan pendek bahan polyester (dry fit) dan celana olahraga bahan polyester yang bentuknya seperti celana basket hanya saja potongannya lebih pendek. Baik kaos dan celana-nya berwarna abu-abu dengan logo Fitness First. Fasilitas ini memudahkan para member yang malas untuk membawa baju olahraga sendiri. Selain itu club Platinum biasanya area-nya lebih luas daripada yang reguler. Untuk melihat club mana saja yang berkategori Platinum, silakan cek website Fitness First langsung ya.

Walaupun dari segi jumlah club masih kalah dari Celebrity Fitness tapi dari segi fasilitas menurut saya Fitness First lebih unggul:

  • Swimming pool
    Kolam renang ini selain digunakan untuk renang bebas, juga digunakan untuk kelas khusus misal Aqua Zumba dan Aqua Fit.
  • Lounge
    Ada sofa, kursi dan TV untuk bersantai sambil menunggu jadwal olahraga / kelas dimulai ataupun untuk beristirahat setelah olahraga.
  • Bar with free flow coffee and tea
    Kita bebas bikin kopi atau teh di area ini (self service).
  • PC with internet access
    Tersedia komputer dengan akses internet yang bisa digunakan para member.
  • Modern Fitness Equipment
    Peralatan fitness yang modern dan up to date.
  • Kamar mandi lebih bagus dan modern.
    Kalau di Celebrity Fitness biasanya kamar mandi hanya menggunakan tirai dan shower kecil tapi kalau di Fitness First ini kamar mandinya ada pintu dan shower head lebih besar.

Tapi untuk kelas / group fitness menurut saya Celebrity Fitness lebih unggul:

  • Instruktur di Celebrity Fitness rata-rata masih muda, enerjik dan memiliki bentuk badan yang bagus dan kencang. Berbeda halnya dengan pengalaman saya di Fitness First, dua kali saya mengikuti kelas yang berbeda, Zumba di Senayan City dan Body Attack di Taman Anggrek, saya dapat instruktur yang seumur bahkan lebih tua dari saya. Sebetulnya sih dari segi skill mereka bagus tapi menurut saya kurang representatif sebagai instruktur saja.
  • Dari segi pemilihan lagu saat kelas, di Fitness First cenderung pakai lagu lama sementara Celebrity Fitness lagu-nya lebih up to date khas anak muda sekarang.
  • Lebih banyak variasi kelas di Celebrity Fitness.

Celebrity Fitness dan Fitness First masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Mau pilih yang mana tinggal disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, misal lokasi terdekat dengan tempat tinggal, lebih sering main alat fitness atau sekedar ikut kelas saja, fasilitas, dll. Pada akhirnya, apapun pilihan kita, yang penting adalah kita bisa konsisten berolahraga.

Website:
Fitness First: https://www.fitnessfirst.co.id/en-GB/

Celebrity Fitness: http://www.celebrityfitness.com/id/

Iklan
Health, Beauty & Lifestyle

Celebrity Fitness All Club Membership

Hai semuaa…!

Ini post pertama saya setelah pergantian tahun 2018. Sudah cukup lama rasanya saya absen menulis karena sibuk urusan keluarga dan juga karena laptop saya sempat bermasalah dan harus di-install ulang. Mudahan setelah ini penyakit laptop saya tidak kambuh lagi.

Tidak terasa sudah hampir 2 tahun saya jadi member Celebrity Fitness di club Supermal Karawaci, Tangerang. Rutin berolahraga minimum 2 kali seminggu membantu saya untuk jadi lebih bugar, tidak gampang sakit dan menjaga berat badan tetap stabil. Jujur saja, saya bukan tipe orang yang bisa jaga makan / diet. Kadang-kadang saya bisa tergoda juga untuk ngemil dan makan besar. Dengan olahraga, paling tidak berat badan saya tidak naik dengan pola makan tersebut sehingga sedikit mengurangi guilty feeling, hahaha.

Keterbatasan akses pada satu club Celebrity Fitness (One Club Membership) saja membuat saya bosan. Tidak hanya bosan terhadap suasana club tapi juga mall tempat club itu berada. Rasanya saya sudah sampai hapal semua seluk-beluk Supermal Karawaci. Selain itu, agenda saya dan suami saat weekend pun harus disesuaikan kalau mau nge-gym dan jadi terikat harus beredar di kawasan Tangerang saja. Padahal saat itu lagi mau jalan ke Jakarta. Akhirnya saya mengajukan opsi upgrade membership Celebrity Fitness menjadi all club access atau biasa disebut sebagai Merah Putih Membership.

Merah Putih Membership ini membuat kita bisa mengakses semua club Celebrity Fitness, tidak hanya area Jakarta tapi seluruh Indonesia. Jelang akhir tahun 2017 saya dan pak suami mengajukan permohonan Merah Putih Membership ke orang marketing yang menangani saya dan pak suami waktu bergabung di Celebrity Fitness Karawaci. Harga normal untuk Merah Putih Membership adalah 699 ribu Rupiah per orang per bulan. Akan tetapi, karena saya dan pak suami ikut program duo / couple maka kami dapat harga spesial, yaitu 699 Ribu Rupiah untuk orang pertama dan 525 ribu Rupiah untuk orang kedua. Jadi secara total harga berdua adalah Rp. 1.224.000 dan tidak terlalu berbeda jauh dengan One Club membership yang harga berdua-nya adalah sekitar 800 ribu-an Rupiah.

Saat upgrade membership, ada ketentuan yang berlaku yaitu kami harus reset dari awal kontrak 12 bulan-nya. Jadi hitungan kontraknya dimulai dari awal lagi, tidak bisa menyambung membership sebelumnya. Tapi bagi saya tidak masalah karena kontrak itu dibuat juga supaya kita lebih “dipaksa” untuk rajin berolahraga.

Bagi member One Club Celebrity Fitness yang ingin visit ke club lainnya tapi malas upgrade membership, sebenarnya bisa-bisa saja. Kita tinggal datang ke club yang kita mau dan membayar biaya 125 ribu Rupiah per visit per orang. Kalau sesekali mungkin tidak masalah tapi kalau dalam satu bulan beberapa kali visit club lain dengan cara seperti itu maka biayanya jadi mahal sekali. Jadi saya lebih menyarankan untuk upgrade membership saja.

Oh iya, selain Merah Putih Membership saat ini Celebrity Fitness ada jenis keanggotaan baru, yaitu Dual Access Membership. Dual Access Membership ini memungkinkan kita untuk bisa mengakses seluruh club Celebrity Fitness dan juga Fitness First seluruh Indonesia. Bagi yang belum tahu, mulai pertengahan tahun 2017 kemarin, Celebrity Fitness melakukan merger dengan Fitness First. Harga Dual Access Membership dibandrol lebih mahal, yaitu 999 Ribu Rupiah per orang per bulan. Saya dan suami sengaja tidak memilih Dual Access Membership karena di Tangerang tidak ada club Fitness First. Jadi menurut saya agak rugi karena mostly saya dan suami beredar di Tangerang.

Next post, saya akan menceritakan tentang kesan kunjungan saya ke Fitness First Jakarta as guest. Kebetulan saya dapat kesempatan free trial 2 kali di club Fitness First yang berbeda.

 

Cooking

Ayam Fillet Goreng Mentega

Masih tentang resep masakan praktis lainnya. Kali ini saya mau posting resep Ayam Fillet Goreng Mentega. Biasanya saya kalau membuat Ayam Goreng Mentega selalu pakai ayam utuh (masih ada tulangannya) yang dipotong menjadi beberapa bagian kemudian digoreng setengah matang dulu baru dimasak bersama saus menteganya. Tapi berhubung saat itu di rumah saya hanya ada stok ayam fillet maka resep Ayam Goreng Mentega-nya dimodifikasi menjadi Ayam Fillet Goreng Mentega.

Supaya ayam fillet-nya tidak pucat saat digoreng (karena tidak pakai kulit ayam) maka ayam fillet-nya harus dilumuri tepung dulu baru digoreng. Selebihnya sih sama saja cara pembuatannya. Kali ini saya memakai resep yang diadaptasi dari Cookpad Merrissa yang berjudul Bistik Ayam Saus Mentega.

PhotoGrid_1513837431804.jpg
Ayam Fillet Goreng Mentega

Bahan:

  • 250 gram ayam fillet, potong sesuai selera.
  • 1/2 buah bawang bombay besar, iris.
  • 2 buah bawang putih, cincang halus.
  • 150 ml air
  • 2 sdm kecap manis
  • 1 sdm kecap inggris
  • 1 sdm saus tomat (tambahan dari saya)
  • 1 sdt tepung maizena yang sudah dilarutkan dalam air
  • 3 sdm mentega (saya pakai margarin Blue Band)
  • 1 pak tepung bumbu Kobe
  • 1 butir telur, kocok rata.
  • Garam, merica, kaldu bubuk secukupnya

Cara Membuat:

  1. Lumuri ayam fillet dengan air perasan jeruk nipis dan garam untuk menghilangkan bau amis-nya. Diamkan 15 menit kemudian cuci bersih dengan air.
  2. Lumuri ayam fillet yang sudah dibersihkan dengan tepung bumbu secara merata. Diamkan 30 menit dalam kulkas.
  3. Keluarkan ayam fillet dari dalam kulkas. Celupkan ayam fillet satu per satu ke dalam kocokan telur dan lapisi kembali dengan sisa tepung bumbu yang ada sampai membuat lapisan yang sempurna.
  4. Goreng ayam fillet sampai berwarna keemasan. Angkat dan sisihkan.
  5. Panaskan wajan. Masukkan mentega dan tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum.
  6. Masukkan ayam fillet yang sudah digoreng. Beri kecap manis, kecap inggris dan saus tomat. Aduk rata.
  7. Tambahkan air. Masukkan garam, merica dan kaldu bubuk. Masak sampai air meresap dan sedikit menyusut. Tes rasa.
  8. Masukkan larutan tepung maizena secara bertahap sampai mendapat kekentalan yang diinginkan. Masak lagi sampai mendidih. Matikan api dan angkat.
Cooking

Mun Tahu / Tofu Ayam Cincang

Sepertinya sudah lama sekali tidak posting resep masakan di blog ini, hehe. Saya sekarang sudah jarang masak sejak suami sering sibuk urusan kantor diluar dan jarang makan di rumah. Suka malas masak kalau cuma untuk diri sendiri. Tapi kalau suami lagi di rumah sih saya usahakan masak walaupun hanya menu yang praktis seperti halnya Mun Tahu Ayam Cincang ini. Bahan dan cara masaknya cukup praktis tapi enak. Cocok untuk yang lagi kangen masakan chinese food rumahan. Resep saya adaptasi dari Cookpad Christine Yulius.

PhotoGrid_1513837354105.jpg
Mun Tahu Ayam Cincang

Bahan:

  • 2 pak (460 gram) tofu udang “Sakake”, potong dadu 1 cm. (Bisa juga pakai tahu sutra)
  • 120 gram daging ayam cincang
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 ruas jahe, geprek
  • 2 batang daun bawang, iris tipis
  • 1 sdm minyak wijen
  • 1 1/2 sdm kecap asin / kecap ikan
  • 250 ml air
  • 1 sdt tepung maizena yang telah dilarutkan dengan air
  • Garam, merica dan kaldu ayam secukupnya
  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak di wajan. Tumis bawang putih dan jahe sampai harum.
  2. Masukkan daging ayam cincang. Aduk sampai berubah warna.
  3. Masukkan tofu. Aduk rata.
  4. Masukkan air. Tambahkan kecap asin, garam, merica dan kaldu. Masak sampai mendidih dan air sedikit menyusut. Tes rasa.
  5. Masukkan daun bawang dan minyak wijen. Kentalkan dengan larutan tepung maizena (masukkan secara bertahap sampai mendapatkan kekentalan yang diinginkan). Masak sampai mendidih lagi. Matikan api dan angkat.
Sharing Info

Toko Buah Favorit

Untuk menunjang gaya hidup sehat, saya dan suami rutin mengkonsumsi buah setiap harinya. Biasanya saya mengolah buah menjadi jus dan smoothies untuk pendamping sarapan. Awalnya saya selalu membeli buah di supermarket sekalian belanja groceries. Akan tetapi saya mendapati bahwa harga buah di supermarket itu lebih mahal dan juga kurang segar. Oleh karena itu saya mulai mencari-cari toko buah di seputaran Tangerang dan Serpong. Toko buah ini khusus menjual buah dari mulai buah lokal sampai import dan buah organik sampai non organik. Jenis buahnya pun beragam sekali dan dalam kondisi yang segar.

Beberapa toko buah yang pernah saya datangi adalah: Rumah Buah Gading Serpong, Rumah Buah Alam Sutera (Kompleks Flavor Bliss) dan All Fresh Alam Sutera. Dari ketiga-nya, toko favorit saya untuk berbelanja buah adalah All Fresh Alam Sutera. Menurut saya, toko buah All Fresh ini memiliki keunggulan dibandingkan toko lain, antara lain:

SONY DSC
Photo Courtesy of All Fresh
  1. Jenis buah lebih banyak dan segar.
  2. Parkiran lebih luas dan tidak hectic.
  3. Trolley-nya dalam kondisi bagus, saya paling tidak suka trolley yang sudah jelek rodanya. Warna trolley-nya pun cute yaitu warna ungu.
  4. Toko-nya eye catching dengan warna ungu yang cantik, terletak di pinggir jalan dekat mall Alam Sutera.
  5. Semua pegawai bahkan satpam-nya selalu ramah dan memberi salam saat kita datang.
  6. Pegawainya tidak sibuk sendiri seperti di toko buah lainnya sehingga mereka bisa melayani kita secara personal seperti menemani kita memilih buah sesuai keinginan kita. Untuk orang yang suka tertipu dengan penampilan buah, dikira matang padahal masih mentah, hal seperti ini sangat membantu sekali. Selain itu pegawainya juga sigap membantu menimbang buah yang telah kita pilih.
  7. Pencahayaan di dalam toko bagus sehingga interior toko menjadi terang.
  8. Toko nyaman dan ber-AC.
  9. Ada meja dan kursi untuk menunggu di dalam toko (walaupun jumlahnya terbatas).
  10. Toilet di dalam toko bersih.
  11. Kasir toko banyak sehingga kita tidak perlu menunggu lama untuk melakukan pembayaran.
  12. Harga bersaing dan sering ada promo.
  13. Pada musim tertentu kita bisa dapat buah yang matang pohon seperti buah Mangga.
  14. Ada counter pemotongan buah dan juicer apabila kita mau buah yang kita beli diproses disana.
  15. Tidak jarang sebelum membeli buah kita bisa mencicipi tester yang ada. Jadi kita bisa membeli buah yang sesuai ekspektasi kita.

Pada intinya saya sangat merekomendasikan tempat ini sebagai tempat untuk berbelanja buah untuk keluarga. Semakin banyak buah yang kita beli maka makin terasa hemat-nya (dibanding kalau beli buah di supermarket).

Contact:

All Fresh Alam Sutera
Jalan Jalur Sutera Boulevard No. 38, Alam Sutera, Serpong,
Telp: 021-30429859
Websitehttp://allfresh.co.id/

Sharing Info

Mengurus Perpanjangan SIM dan Pembayaran Pajak Kendaraan

Sebagai warga negara yang baik dan juga pemilik kendaraan bermotor, sudah sepantasnya kita untuk menaati peraturan yang berlaku. Kita memiliki kewajiban untuk melakukan perpanjangan SIM (Surat Izin Mengemudi) setiap 5 tahun sekali dan membayar pajak kendaraan yang kita miliki setiap tahunnya. Perpanjangan SIM dan pembayaran pajak kendaraan sebaiknya dilakukan sebelum tanggal jatuh tempo-nya. Hal ini bertujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti penghapusan SIM karena sudah kadaluarsa, yang pada akhirnya akan merepotkan kita sendiri karena harus mengulang dari awal proses pendaftaran dan pembuatan SIM, serta dikenakan sanksi untuk keterlambatan pembayaran pajak.

Kebetulan tanggal jatuh tempo perpanjangan SIM dan pembayaran pajak kendaraan pak suami berdekatan sehingga proses pengurusannya bisa dilakukan di hari yang sama dan tidak perlu bolak-balik. Proses pengurusan SIM dan pembayaran pajak ini bisa dilakukan mulai dari 1 bulan sebelum tanggal jatuh tempo-nya. Kalau tahun lalu pembayaran pajak kendaraan dilakukan di kantor samsat Cikokol Tangerang maka tahun ini pak suami (dengan ditemani saya) mencoba jalur administrasi yang baru yaitu melalui gerai SAMSAT (Singkatan dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) dan gerai SIM yang ada di Mall Alam Sutera, Serpong Tangerang. Perlu digaris bawahi disini bahwa gerai SAMSAT dan gerai SIM yang berada di Mall Alam Sutera ini hanya melayani pemilik KTP dan STNK wilayah Tangerang raya (Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan sebagian wilayah kabupaten Tangerang). Untuk penduduk luar Tangerang bisa menghubungi gerai SAMSAT dan gerai SIM terdekat (lihat gambar dibawah)

Kalau dibandingkan dengan kantor SAMSAT Cikokol, gerai SAMSAT dan juga gerai SIM di Mall Alam Sutera ini jauh lebih nyaman. Parkirannya luas karena menggunakan parkiran mall. Antriannya tidak panjang dan hanya perlu menunggu sekitar 10 menit sampai prosesnya selesai. Jam operasionalnya juga lebih fleksibel, bahkan hari Sabtu dan Minggu juga buka. Ruang tunggu di dalam gerai juga nyaman karena ber-AC. Kalau saya dan suami secara pribadi sih lebih suka mengurus administrasi lewat gerai seperti ini. Gerai SAMSAT dan gerai SIM ini terletak bersebelahan di lantai LG Mall Alam Sutera (dekat lokasi Gold Gym dan ATM Center)

PhotoGrid_1511854899188.jpg

PhotoGrid_1511854967999.jpg

PhotoGrid_1511854944023.jpg

PhotoGrid_1511854994362.jpg

Gerai SIM Mall Alam Sutera

  • Waktu pelayanan:
    Senin – Sabtu pk. 10:00 – 17:00 WIB
    Minggu tutup (dikarenakan perangkat SIM Online belum stabil)
    Istirahat pk. 12:00 – 13:00 WIB
  • Dokumen yang harus dibawa untuk mengurus perpanjangan SIM (dengan catatan SIM lama-nya belum lewat tanggal jatuh tempo):
    – SIM (Surat Izin Mengemudi) Asli
    – Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) 1 lembar
  • Proses administrasi sebagai berikut:
    – Penyerahan berkas dokumen (lihat poin di atas)
    – Isi formulir dan pembayaran
    – Scan sidik jari dan tanda tangan digital
    – Foto
    – Cetak kartu
  • Biaya untuk perpanjangan SIM A dan C adalah Rp. 285.000. Biaya tambahan untuk laminating kartu adalah Rp. 10.000 per kartu. Pembayaran hanya menerima cash / tunai.
  • Info lebih lanjut:
    – Twitter: @satpasrestrotng
    Websitehttp://www.yansimrestrotangerangkota.com/

PhotoGrid_1511855040172.jpg

PhotoGrid_1511855195997.jpg

PhotoGrid_1511855242780.jpg

Gerai SAMSAT Mall Alam Sutera

  • Waktu pelayanan:
    Senin – Sabtu pk. 10:00 – 17:00 WIB (Pendaftaran terakhir pk. 16:15 WIB)
    Minggu pk. 10:00 – 15:00 WIB (Pendaftaran terakhir pk.14:00 WIB)
    Istirahat pk. 12:00 – 13:00 WIB
  • Dokumen yang harus dibawa untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan:
    – STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) Asli
    – KTP (Kartu Tanda Penduduk) Asli
    – Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) 1 lembar
    – Fotokopi STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) 1 lembar
    – Fotokopi BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) halaman depan 1 lembar
  • Proses Administrasi sebagai berikut:
    – Penyerahan berkas dokumen (lihat poin di atas)
    – Pembayaran pajak sejumlah nominal yang ditentukan (tergantung jenis kendaraan)
    – Cetak bukti pembayaran pajak
  • Pembayaran di gerai SAMSAT ini juga hanya menerima cash / tunai.

Semoga info ini bermanfaat ya!

Culinary Journal

Throwback: Kuliner Favorit Sorowako dan Makassar

Masih dalam rangka edisi throwback tentang Sorowako, dalam tulisan ini saya mau share tentang kuliner favorit saya dan suami selama tinggal di Sorowako dan beberapa kali mengunjungi Makassar. Berikut adalah list-nya.

Sorowako

  1. Coto Makassar Daeng Rimang
    Tempat makannya berupa warung tenda di Pasar F. Sudah buka dari pagi dan biasanya sebelum sore sudah habis atau tutup. Kalau malas makan di warungnya, bisa dibungkus juga. Favorit saya disini adalah coto daging (karena saya tidak suka jeroan) yang dimakan dengan ketupat kecil, jeruk nipis, sambal dan juga kerupuk emping. Oh iya, biasanya kuah yang disajikan cenderung tawar jadi kita harus menambahkan garam sesuai selera. Nikmat banget dimakan panas-panas.
  2. Bakso Pak Amat (kalau tidak salah ingat namanya)
    Berlokasi di Pasar F dan berupa warung tenda juga. Bakso disini mengingatkan saya dengan bakso abang-abang di Jawa. Saya lebih sering bungkus daripada makan di tempat, nitip belanja sama pak ojek langganan. Selain disajikan dengan mie, ada pilihan buras juga.
  3. Es Pisang Ijo
    Kuliner khas Sulawesi ini juga favorit saya untuk snack sore. Lokasinya di pasar F dekat dengan Bakso Pak Amat.
  4. Nasi Uduk dan Ayam Bakas Mas Yanto
    Juga berlokasi di pasar F deretan depan. Jualan dari siang. Nasi uduknya enak banget seperti nasi uduk umumnya di Jawa. Ayam bakarnya pakai bumbu kecap. Sambalnya manis dan tidak terlalu pedas. Ini favorit saya untuk makan siang saat weekend.
  5. Warung Seafood Mas Yudi
    Masih berlokasi di pasar F deretan belakang. Dekat warung Mas Yanto. Saya suka banget ikan gorengnya. Disajikan dengan nasi, sambal dan sop bening. Karena warungnya suka banyak lalat, saya lebih sering pesan untuk bungkus.
  6. Mie Ayam Persesos
    Sebetulnya mungkin nama warungnya bukan Persesos tapi karena lokasinya dekat dengan lapangan bola Persesos maka kebanyakan orang menyebutnya Mie Ayam Persesos. Mie ayam-nya khas abang-abang di Jawa hanya saja ada tambahan minyak wijennya sehingga jadi wangi.
  7. Sate Ayam / Sapi Koperasi
    Saya kurang tahu nama asli warungnya apa tapi lokasinya tepat di lapangan koperasi di Sorowako. Buka hanya saat malam hari. Bumbu kacangnya enak menurut saya.
  8. Nasi Padang Teluk Bayur
    Satu-satunya warung nasi padang yang berjaya di Sorowako. Rasanya enak dan khas Padang sekali.
  9. Jalangkote
    Saya lupa nama tokonya. Lokasinya di pinggir jalan tidak jauh dari Pasar Sorowako. Jalangkote adalah sejenis pastel khas Sulawesi. Selain jalangkote juga menjual berbagai kue tradisional / jajanan pasar lainnya. Terima pesanan juga jadi bisa dijadikan menu snack arisan.
  10. Nasi Kuning Pasar Sorowako
    Tidak ada nama warungnya. Warungnya kecil, terletak di pinggir jalan Pasar Sorowako dekat Hotel Transisco. Hanya buka di pagi hari jadi cocok untuk sarapan. Porsinya banyak sekali menurut saya.
  11. Siomay
    Yang jualan ibu-ibu pakai gerobak. Biasa mangkal-nya pinggir jalan dekat pasar Sorowako, tidak jauh dari warung nasi kuning. Untuk rasanya sih memang lebih banyak adonan tepungnya daripada daging ikannya tapi saya suka bumbu kacangnya. Apalagi dimakan dengan kerupuknya. Cukup mengobati rasa kangen makan siomay di kota. Siomay ini hanya jualan pagi hari diatas jam 9.
  12. Mie Hokkian
    Ini kesukaan saya juga. Kalau biasanya di kota mie hokkian pakai daging babi, maka mie hokkian di Sorowako ini adalah versi halalnya. Terletak di Sorowako daerah rumah-rumah penduduk, saya lupa nama jalannya apa. Rasanya enak dan porsinya juga banyak sekali. Selain mie hokkian di kedai ini juga menjual nasi goreng merah khas Makassar.
  13. Bebek goreng DJ
    Lokasinya di seberang bandara Sorowako. Saya sering belinya saat makan malam. Tempat makannya lesehan. Bebek gorengnya tidak alot dan enak rasanya. Disajikan dengan nasi, sop bening dan sambal pedas.
  14. Nasi Goreng Warung DJ
    Warung DJ ini lokasinya berbeda dengan bebek goreng DJ. Lokasi warung DJ ini dekat dengan Masjid Sorowako. Ada berbagai menu di warung ini tapi saya sukanya nasi goreng-nya.
  15. Cafe Toko Baru
    Kalau Toko Baru adalah swalayan yang menjual kebutuhan bahan-bahan makanan maka cafe ini menyajikan makanan western food ala cafe. Salah satu tempat nongkrong di Sorowako karena ruangannya nyaman, ber-AC dan ada meja bilyard-nya. Lokasinya ada di Dormitory PT. Vale Indonesia.
  16. Restoran TAB
    Lokasinya ada di kompleks perumahan karyawan PT. Vale Indonesia. Tipe makanannya buffet, all you can eat. Harganya cukup mahal, beberapa ratus ribu per orang, saya lupa berapa harganya, yang pasti dibawah 200 ribu Rupiah per orang. Menu makanannya ada Asian dan Western. Kadang di hari tertentu mereka ada bikin tema khusus seperti BBQ.
  17. Restoran Hotel Grand Mulia
    Di restoran ini saya dan suami suka pesan menu cakalang dabu-dabu. Enak dan pedasnya mantap! Lokasinya di Hotel Grand Mulia di daerah Sumasang. Dikarenakan restoran hotel, harga makanan disini agak mahal.
  18. Warung Cempaka
    Lokasinya di perumahan Sumasang juga. Menu-nya ala chinese food yang dimasak sesuai pesanan kita. Rasanya enak dan harganya affordable. Kekurangannya hanya tempat makannya suka banyak lalat.
  19. Ayam Goreng Pangkep
    Lokasinya agak keluar dari Sorowako, yaitu di Wawondula. Sekitar setengah jam dari Sorowako. Kedainya ada di dekat pasar. Menu utamanya adalah ayam goreng kampung. Menurut saya rasa ayamnya enak, bumbunya pas dan tidak alot.
  20. Aroma Laut
    Lokasinya dipinggir laut, daerah Lampia. Sekitar 1 jam dari Sorowako. Menu utamanya seafood. Karena lokasinya di pinggir laut dan langsung dapat hasil laut-nya dari nelayan maka kondisi hasil lautnya masih segar. Harga seafood-nya pun tidak terlalu mahal kalau dibanding di kota. Kalau lagi beruntung dan pas ada stok, di kedai ini juga ada menu lobster.

Makassar

  1. Ayam Goreng Sulawesi Ibu Tini
    Nasi uduk dan ayam goreng-nya enak, mirip dengan masakan di Jawa. Sate ayam-nya juga enak. Tiap kali ke Makassar pasti selalu singgah makan disini. Lokasinya ada di jalan Gn. Lompobattang. Tempat makannya nyaman dan ber-AC. Tiap kesini pasti tempat makannya selalu penuh pengunjung.
  2. Coto Gagak
    Coto Makassar yang terletak di jalan Gagak ini buka 24 jam lho. Seperti biasa saya selalu pesan coto daging dengan ketupat. Kuah coto-nya pas tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer.
  3. Bakso Ati Raja
    Kuah baksonya bening tapi gurih. Dimakan dengan buras. Saya baru kali ini makan bakso tipe begini tapi ternyata enak juga lho. Bikin ketagihan. Buktinya saya beberapa kali mampir makan di tempat ini, hehe. Lokasi ada di jalan Gn. Merapi.
  4. Sop Konro Karebosi
    Awal pertama kesini saya belum punya bayangan tentang konro. Ternyata konro adalah tulangan rusuk / iga sapi. Saat itu saya memesan menu konro bakar dengan bumbu kacang. Ternyata enak juga. Rasanya mirip dengan sate. Lokasinya tidak jauh dari Ayam Goreng Sulawesi Ibu Tini di jalan Gn. Lompobattang.
  5. Pallu Basa Serigala
    Jangan salah paham dulu ya dengan namanya. Pallu basa ini tidak menggunakan daging serigala. Dinamakan demikian karena terletak di jalan Serigala. Hehe. Pallu basa ini semacam sop, mirip dengan coto Makassar, hanya saja kuahnya lebih kental dan kaya rempah. Disajikan dengan telur mentah. Saya sih kurang suka tapi pak suami suka dengan pallu basa ini.
  6. Ikan Bakar Lae-Lae
    Tempat makan ini terletak dekat pantai Losari dan selalu ramai pengunjung. Keunggulannya adalah menggunakan hasil laut yang segar sehingga rasanya gurih. Sekedar informasi ikan bakar khas Makassar biasanya cenderung tawar atau minim bumbu. Yang memberikan rasa adalah sambal-nya ditambah sedikit kecap manis dan perasan jeruk nipis. Beda dengan ikan bakar di Jawa yang banyak bumbu.

Sebenarnya ada makanan khas di Sorowako yang pada umumnya disukai ibu-ibu disana akan tetapi saya tidak bisa makan karena tidak suka dengan teksturnya, yaitu kapurung. Saya tidak suka karena ada gumpalan sagu yang kenyal-kenyal di sop-nya. Oleh karena itu saya tidak tuliskan tentang kapurung disini.

Apabila para pembaca disini ada yang mau menambahkan, silakan comment ya.